Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Halaman Kantor Gadis Luwu Utara Dimanfaatkan untuk Bertanam Hidroponik, Ini Manfaatnya

Program ini digagas Dinas Ketahanan Pangan (DKP), bersama Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Luwu Utara.

Tayang:
Penulis: Arif Fuddin Usman | Editor: Sudirman
chalik/tribunlutra.com
Halaman kantor gabungan dinas Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan dijadikan tempat bertanam hidroponik. 

TRIBUNLUTRA.COM, MASAMBA - Halaman kantor gabungan dinas Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dijadikan tempat bertanam hidroponik.

Program ini digagas Dinas Ketahanan Pangan (DKP), bersama Dinas Tanaman Pangan Holtikultura dan Perkebunan (TPHP) Luwu Utara.

Kepala DKP Luwu Utara, Alauddin Sukri menuturkan, tujuan program ini adalah diservikasi atau menganekaragamkan tanaman pangan selain pemanfaatan lahan kosong.

Sekprov Sebut Ada Preman yang Klaim Lahan Pemprov Sulsel, Siapa Dia?

Empat Dosen Fisip Unismuh Makassar Presentase Internasional di Forum Conference IAPA di Bali

Rapat di DPR RI, Prabowo Didebat Anak Buah Megawati Soal Anggaran Kementerian Pertahanan, Cek Video!

Selain itu, juga merupakan realisasi dari program Badan Ketahanan Pangan (BKP) Kementerian Pertanian yaitu Obor Pangan Lestari (Opal).

Opal adalah upaya promosi penganekaragaman pangan dalam rangka pemenuhan gizi masyarakat.

Nantinya program ini akan diprioritaskan di rumah warga, khususnya yang kurang mampu.

"Untuk tahap awal di kantor dinas, kecamatan dan Balai Penyuluhan Pertanian (BPP)," kata Alauddin, Senin (11/11/2019).

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani telah meninjau tanaman.

Ia menyebut, program ini sebagai bagian dari pemanfaatan lahan pekarangan kantor sehingga tidak ada lahan yang kosong, semua bermanfaat.

"Untuk melakukannya kan mudah, tidak sulit dan sekaligus bisa memenuhi kebutuhan teman-teman yang ada di sekitarnya," harap Indah.

"Kita ingin tidak berhenti di sini saja, semua lahan kosong dilingkungan kita bisa dimanfaatkan, seperti menanam dengan pola hidroponik," ujar Indah.

Harga Rendah, Petani di Luwu Utara Tebang Tanaman Sawit

Harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit di Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, dianggap tak kunjung bersahabat dengan patani.

Alhasil petani mulai menebang tanaman sawit mereka, lalu mengganti dengan tanaman lain.

Setelah Karena Betrand Hubungan Ayu Ting Ting & Ruben Sahabat Igun Memanas Lagi, Soal Sarwendah

Lakpesdam NU Pinrang Dorong Moderasi Islam, Ini Tujuannya

Selama Operasi Zebra, Ada 350 Pelanggar Lalu Lintas Ditilang di Parepare

 

Seperti yang dilakukan sejumlah petani di Desa Kalitata, Kecamatan Malangke Barat dan Desa Mukti Jaya, Kecamatan Baebunta Selatan.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved