Penumpang Sriwijaya Air Mengamuk, Pengelola Bandara Bilang Begini
Bukan hanya mengamuk, oknum penumpang tujuan Ternate itu, juga merusak ruang customer service Sriwijaya Air, Jumat kemarin.
Penulis: Amiruddin | Editor: Ansar
TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Airport Duty Manager Bandara Internasional Sultan Hasanuddin, Sutriyanto, mengimbau pengguna bandara tidak merusak fasilitas, ketika penerbangan mengalami delay ataupun cancel.
Hal tersebut disampaikan Sutriyanto, sehari pasca oknum penumpang maskapai Sriwijaya Air mengamuk di Bandara Internasional Sultan Hasanuddin.
Bukan hanya mengamuk, oknum penumpang tujuan Ternate itu, juga merusak ruang customer service Sriwijaya Air, Jumat kemarin.
• Beli Mobil Suzuki Hingga Akhir Tahun, Uang Muka Ignis Hanya Rp 7 Juta
• Live MolaTV 3 LINK Live Streaming & Video Liga Inggris 2019 Leicester City vs Arsenal - Live KoraTV
Delay ataupun cancel penerbangan kata dia, bisa saja terjadi dalam setiap airline atau penerbangan.
Setiap airline punya mekanisme tersendiri, untuk menangani persoalan tersebut.
"Kami sudah ingatkan kepada seluruh penumpang, agar tetap tenang karena semuanya butuh proses," kata Sutriyanto, kepada tribun-maros.com, Senin (9/11/2019) sore.
Petugas kata dia, juga butuh waktu tambahan untuk melakukan pendataan.
Apakah disiapkan hotel, dialihkan ke penerbangan lain, ataupun refund.
"Nah kami ingatkan agar penumpang memahami itu. Petugas butuh waktu untuk pesan hotel, dialihkan atau menyiapakan uang untuk refund ke penumpangnya," ujarnya.
Ditambahkan Sutriyanto, ia berharap hal tersebut bisa dipahami oleh semua penumpang.
Jangan sampai, kata dia, kekecewaan tersebut dilampiaskan dengan merusak fasilitas bandara, yang bisa merugikan diri sendiri.
• Beli Mobil Suzuki Hingga Akhir Tahun, Uang Muka Ignis Hanya Rp 7 Juta
• Live MolaTV 3 LINK Live Streaming & Video Liga Inggris 2019 Leicester City vs Arsenal - Live KoraTV
"Kami dari pengelola bandara, selalu berusaha memediasi, agar seluruh pengguna jasa bisa terlayani dengan baik," tutupnya.
Pantauan tribun-maros.com, Sabtu sore, kaca ruang customer service yang telah dirusak oknum penumpang terlihat ditutup.
Sementara komputer dan keyboard yang sebelumnya dibanting, juga telah dioperasikan lagi.
Sejumlah petugas maskapai Sriwijaya Air, juga terlihat berada di dalam ruang customer service.
Tak ada lagi personel TNI-AU yang menjaga ruangan, yang sehari sebelumnya telah dirusak itu.
Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
(*)