Pacar Tak Tanggung Jawab, Ibu Tega Masukkan Bayi Baru Lahir ke Mesin Cuci hingga Tewas, Ini Faktanya

Pacar Tak Tanggung Jawab, Ibu Tega Masukkan Bayi Baru Lahir ke Mesin Cuci hingga Tewas, Ini Faktanya

Pacar Tak Tanggung Jawab, Ibu Tega Masukkan Bayi Baru Lahir ke Mesin Cuci hingga Tewas, Ini Faktanya
SHUTTERSTOCK via KOMPAS.COM
Pacar Tak Tanggung Jawab, Ibu Tega Masukkan Bayi Baru Lahir ke Mesin Cuci hingga Tewas, Ini Faktanya (Foto Ilustrasi Bayi) 

TRIBUN-TIMUR.COM - Pacar Tak Tanggung Jawab, Ibu Tega Masukkan bayi Baru Lahir ke mesin cuci hingga Tewas, Ini Faktanya

Fakta lengkap ibu masukkan bayi ke mesin cuci yang hidup, kronologi penemuan hingga pengakuan pelaku.

ST (36) seorang ibu yang juga bekerja sebagai Asisten Rumah Tangga ( ART ) di Palembang akhirnya diamankan polisi setelah memasukkan bayinya ke dalam sebuah mesin cuci.

Fakta-fakta mengejutkan pun terungkap, termasuk motif ST tega memasukkan bayi yang baru dilahirkannya ke mesin cuci, berikut selengkapnya.

 5 Hari Lagi Pendaftaran CPNS 2019, Cek Syarat & Dokumen SMA SMK, Kemenkumham Buka 3.532 Formasi

 Pastikan NIK dan KK Valid saat Daftar CPNS 2019, Begini Cara Cek NIK & KK Tanpa ke Kantor Dukcapil

 Ini Rincian 3.532 Formasi CPNS 2019 Kemenkumham untuk SMA SMK, Cek Juga Syarat, Dokumen, Cara Daftar

ST (36), seorang ibu rumah tangga warga asal Belitang, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur, Sumatera Selatan, tega memasukan bayi yang baru dilahirkannya ke dalam mesin cuci hingga tewas, Senin (4/11/2019).

Aksi sadis pelaku yang bekerja sebagai asisten rumah tangga di kediaman anak kedua dari mantan Wakil Gubernur Sumsel Ishak Mekki ini, diketahui setelah rekannya mendengar suara tangisan bayi yang berada di dalam mesin cuci.

Saat bayi ditemukan, bayi sempat dibawa ke rumah sakit (RS) Siloam untuk menjalani perawatan. Namun kondisi bayi itu makin melemah hingga akhirnya meninggal dunia.

Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah saat melakukan gelar perkara terkait kasus pembunuhan bayi yang dilakukan oleh ST (36) yang tak lain adalah ibu korban, Selasa (5/11/2019).
Kapolresta Palembang Kombes Pol Didi Hayamansyah saat melakukan gelar perkara terkait kasus pembunuhan bayi yang dilakukan oleh ST (36) yang tak lain adalah ibu korban, Selasa (5/11/2019). (KOMPAS.COM/AJI YK PUTRA)

Kejadian itu terungkap setelah jenazah bayi dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Palembang, untuk dilakukan visum setelah sebelumnya sempat dirawat medis.

Dari hasil visum yang dilakukan dokter forensik RS Bhayangkara terdapat luka lecet di leher kanan serta atas bibir.

Setelah menjalani pemeriksaan oleh petugas, ST akhirnya ditetapkan sebagai pelaku tunggal atas kekerasan terhadap anaknya hingga menyebabkan korban tewas.

Halaman
1234
Editor: Sakinah Sudin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved