Ditolak Kemendagri, Ini Tanggapan Kadis Dukcapil Takalar

Usulan pengangkatan ditolak Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Bupati Takalar Syamsari Kitta "diperintahkan" membatalkan pengangkatan Abdul Wahab.

Ditolak Kemendagri, Ini Tanggapan Kadis Dukcapil Takalar
Ari Maryadi/tribuntimur.com
Suasana pelayanan Dinas Dukcapil Takalar beberapa waktu lalu ketika sempat dinonaktifkan Kemendagri. 

Sementara pada pengangkatan kali kedua ini, Abdul Wahab belum pernah menempati ruangan di Kantor Dinas Dukcapil.

Ruangan masih ditempati oleh pejabat lama, Farida yang menolak penurunan jabatan (demosi).

Selama dua pekan, Abdul Wahab mengaku hanya datang berkantor ke Sekretariat Daerah Kantor Bupati Takalar.

Hal itu ia dilakukan semberi meminta petunjuk dan berkonsultasi dengan pimpinan Pemkab Takalar.

"Iya, untuk sementara saya hanya berkantor di Sekretariat Daerah," bebernya kepada Tribun, Jumat (1/11/2019) lalu.

Abdul Wahab memang tak bisa berbuat apa-apa. Sebab, produk adminduk, seperti KTP, akta kelahiran, akta kematian memakai tanda tangan elektronik.

Produk adminduk itu masih bertanda tangan pejabat lama atas nama Hj Farida.

Abdul Wahab hanya mengusai kendaraan dinas. Mobil dinas Kadis dukcapil dikendarai olehnya.

"Saya yang memakai mobil dinas, kalau ruangan masih ditempati Ibu Farida," beber Abdul Wahab, Jumat (1/11/2019) lalu.

"Sebagai ASN, saya hanya menjalankan instruksi Bapak Bupati. Saya siap ditempatkan di mana saja," tandasnya.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved