5 Jaksa Terbaik Kejari Bone Tangani Kasus Korupsi PAUD yang Libatkan Istri Wakil Bupati

Mereka adalah Kasi Pidsus A Kurnia, Kasi Pidum Erwin, Kasi Intel A Adhi Setya, Kasi Pemeriksa Ramlah, dan Kasi Datum Hj Rosdiana.

5 Jaksa Terbaik Kejari Bone Tangani Kasus Korupsi PAUD yang Libatkan Istri Wakil Bupati
justang/tribunbone.com
Kajari Bone Dr Eri Satriana (tengah) tatap muka awak media didampingi para pejabatnya yakni Kasi Pidsus A Kurnia, Kasi Pidum Erwin, Kasi Pemeriksa Ramlah, Kacabjari Lappariaja Andi Khairil di Kantor Kejari Bone, Senin (4/11/2019) 

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE - Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone sudah menangani kasus dugaan korupsi PAUD Dinas Pendidikan Bone.

Kini, lima jaksa terbaik ditunjuk menangani kasus yang menyita perhatian publik tersebut.

Mereka adalah Kasi Pidsus A Kurnia, Kasi Pidum Erwin, Kasi Intel A Adhi Setya, Kasi Pemeriksa Ramlah, dan Kasi Datum Hj Rosdiana.

Baca: Tak Mampu Bangun Rest Area, Gubernur Sulsel Bikin Toilet

"Kami sudah memilih para jaksa terbaik yang saat ini menjabat para Kepala Seksi Kejari Bone untuk bekerja secara profesional," kata Kepala Kejaksaan Negeri(Kajari) Bone Dr Eri Satriana di Kantor Kejari Bone, Jl Yos Sudarso, Kota Watampone, Senin (4/11/2019).

Eri menghadirkan sejumlah pejabatnya dalam merilis kasus tersebut dirangkaikan dengan tatap muka awak media, yakni Kasi Pidsus A Kurnia, Kasi Pidum Erwin, Kasi Pemeriksa Ramlah, Kacabjari Lappariaja Andi Khairil

Kajari yang baru menjabat sekitar sebulan ini menyebut pihaknya telah menerima pelimpahan berkas untuk tiga tersangka dalam kasus korupsi pengadaan Buku Pendidikan Anak Usia Dini (Paud) Disdik Bone dari pihak kepolisian resort Bone sejak tanggal 30 Oktober lalu.

Baca: Kronologi Bupati Takalar Diancam Dicopot Kemendagri karena Demosi Pejabat, Apa itu?

"Surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) ada 4 yang dikirim, tapi hanya tiga berkas yang diserahkan dalam kasus tersebut, satunya masih diproses di Polres," kata Eri.

Dia menyampaikan, bahwa, untuk melakukan penelitian mengenai syarat formil dan syarat materil bagaimana jaksa sebagai demelistis dalam hal ini untuk menentukan berkas tersebut lekap atau tidak lengkap, pihaknya akan meneliti berkas tersebut selama 14 hari kedepan.

Baca: Ini Rumah Mewah Ayu Ting Ting di Kawasan Padat Penduduk, Bak Bumi dan Langit dengan Rumah Tetangga

"Nah apa bila nanti lengkap tentunya akan diterbitkan P21, kalau tidak lengkap akan diterbitkan P18 dan P19. Penelitian yang akan dilakukan jaksa berdasarkan 138 KHUP bahwa jaksa mempunyai waktu 14 hari untuk meneliti perkara ini, kami akan sampaikan hasilnya setelah jaksa meneliti berkas tersebut," jelasnya.

Diberitakann sebelumnya, berkas perkara tersangka korupsi Paud Disdik Bone dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Bone, namun dari empat tersangka dalam kasus tersebut hanya tiga berkas yang diserahkan polisi, mereka adalah Sulastri, Ikhsan, dan Masdar.

Baca: Jeritan Mama Muda Kaget saat Tahu yang Ikutin Mandi ke Kali Bukan Suami, Akhirnya Mengenaskan

Halaman
1234
Penulis: Justang Muhammad
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved