Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Kabar Buruk dari Abraham Kevin Kontestan Indonesian Idol 2018, Penyakitnya Membingungkan Keluarga

Kabar Buruk dari Abraham Kevin Kontestan Indonesian Idol 2018, Penyakitnya Membingungkan Keluarga

Editor: Ilham Arsyam
youtube Q & A Metro TV, Kompas.com
Kevin Indonesian Idol 2018 yang Buat Syok Juri saat Dieliminasi? Kini 10 Kali Keluar Masuk RS 

Kabar Buruk dari Abraham Kevin Kontestan Indonesian Idol 2018, Penyakit nya Membingungkan Keluarga

TRIBUN-TIMUR.COM - Ingat Abraham Kevin Aprilio Dumatubun, kontestan Indonesian Idol 2018 yang sempat membuat juri syok karena tereliminasi di babak 10 besar? 

Kondisi Abraham Kevin kini cukup memilukan. 

Kevin harus bolak-balik ke rumah sakit 10 kali dalam sebulan. 

Baca: Video Syur Mirip Nagita Slavina Viral di WhatsApp (WA), Raffi Ahmad Akhirnya Buka Suara

Kevin didiagnosis psikosomatis atau penyakit mental yang menyebabkan sakit pada fisik.

"Itu kalau dijelaskan seperti kecemasan yang bereaksi kepada tubuh. Kadang aku ngerasa deg-degan, kadang mataku blur, padahal kalau cek di dokter enggak ada masalah di mata," kata Kevin dalam acara Q & A Metro TV seperti dikutip Kompas.com, Kamis (31/10/2019).

Kevin mengatakan, ia pernah bolak-balik ke rumah sakit sebanyak 10 kali dalam sebulan untuk mengecek kondisinya.

"Satu bulan bisa sampai 10 kali (masuk RS) mungkin ya karena aku masih muda aku enggak ada pengetahuan tetntang ilmu medis," ucapnya.

Saat itu, ketika ada serangan panik, ia merasa seperti tercekik dan pandangan matanya buram.

"Kadang aku menghadapi deg-degan aku kira itu ada yang salah dengan jantungku. Takut serangan jantung," jelas Kevin.

Ternyata setelah dicek, tidak ada yang salah dengan organ-organ tubuh Kevin.

Hal ini kerap membuat Kevin dan keluarganya bingung. Bahkan keluarga sempat tak percaya bahwa Kevin mengalami kesakitan pada fisiknya secara tiba-tiba.

Kevin mengaku sempat membenturkan kepala ke tembok untuk meyakinkan keluarganya kalau dia benar-benar sakit.

Sampai akhirnya, Kevin didiagnosis psikosomatis.

Ia pun diberi obat untuk mengontrol gejala yang dirasakannya.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved