Opini

Penyuluh Pertanian, Garda Terdepan Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045

Tanpa banyak pencitraan, mereka inilah yang berjuang dalam sunyi. Segudang persoalan petani menanti pemecahan dari penyuluh pertanian.

Penyuluh Pertanian, Garda Terdepan Menuju Lumbung Pangan Dunia 2045
Masluki
Masluki Dosen Pertanian UNCP dan Mahasiswa Program Doktoral IPB University 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Dibalik meriahnya raihan prestasi pemerintah dibidang pertanian, penyuluh pertanian hampir luput dari pemberitaan positif media massa.

Tanpa banyak pencitraan, mereka inilah yang berjuang dalam sunyi.

Segudang persoalan petani menanti pemecahan dari penyuluh pertanian.

Terik matahari, jalan berlumpur, terjal dan mendaki adalah perlintasan sehari-hari.

Sebagai ujung tombak pembangunan pertanian, tak jarang penyuluh berada di ujung tanduk.

VIDEO: Dosen UNM Wahyu Jayadi Divonis 14 Tahun Penjara

Maju Calon Wali Kota Makassar, None Ingin Wakilnya Pendatang Baru

Diduga Gelapkan Dana, Karyawan PT Wings Air Diciduk Polisi

Target capaian yang disusun di gedung-gedung mewah, lalu dilimpahkan ke penyuluh sebagai eksekutor lapangan.

Sedikit saja menyimpang dari target, penyuluh akan dianggap tidak becus lalu dihukumi sebagai biang kerok kegagalan program pemerintah.

Jika dirunut, penyuluh bukanlah manusia setengah dewa yang mampu merubah segalanya menjadi mungkin.

Penyuluh bukan pula Superman seperti legenda "Sangkuriang" yang bisa menyulap perahu hanya dalam semalam.

Menimpakan beban kepada penyuluh melampaui kapasitas tentu bukan sikap bijaksana.

Halaman
12
Penulis: CitizenReporter
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved