Diduga Gelapkan Dana, Karyawan PT Wings Air Diciduk Polisi

Riyan Tri Handoko sudah ditetapkan tersangka oleh Satuan Reskrim Polres Mamuju, ia diamankan disalah satu hotel di Mamuju, ia dilaporkan oleh atasanny

Diduga Gelapkan Dana, Karyawan PT Wings Air Diciduk Polisi
nurhadi/tribunmamuju.com
Pelaku Riyan Tri Handoko (mengenakan baju tahanan) saat kasusnya dirilis oleh Reskrim Polresta Mamuju kepada wartawan di Mapolresta.(nurhadi/tribun) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Karyawan maskapai penerbangan yang beroperasi di Bandara Tampa Padang Mamuju, PT Wings Air, bernama Riyan Tri Handoko, diciduk oleh Satuan Reskrim Polresta Mamuju, Sulawesi Barat.

Riyan Tri Handoko sudah ditetapkan tersangka oleh Satuan Reskrim Polres Mamuju, ia diamankan disalah satu hotel di Mamuju, ia dilaporkan oleh atasannya, Nur Alam, dengan nomor polisi LP/247/X/2019/SPKT.

Kasat Reskrim Polres Mamuju AKP Syamsuriansyah mengungkapkan, modus yang dilakukan oleh pelaku, yakni dana yang dikeluarkan oleh pihak maskapai lewat dirinya untuk dibayarkan kepada otoritas bandara.

Namun tidak pernah sampai ke pihak pengelola bandara sekian lama.

Perjalanan Cinta Luna Maya dan Ariel Noah Penuh Cobaan hingga Terpisah, Akankah Kembali Bersatu?

Terlanjur Viral Ibu Melahirkan Batu, Ternyata Seperti Ini Cerita Sebenarnya, Video Pengakuan

Daftar 31 Kontestan Indonesian Idol 2019 ke Babak Eliminasi 2,Ainun dari Palopo Buat Maia Bergetar

"Ini sudah berlangsung lama, dan kita mendapatkan keterangan yang baru bahwa dana yang seharusnya sudah terkumpul melalui proses ebiling, tapi tidak dilakukan.

Justru dia melakukan modusnya dengan membuat surat palsu, sehingga prosesnya tidak melalui sebagaimana mestinya,"ujar mantan Kasat Narkoba Polresta Mamuju itu.

Kasat Reskrim mengatakan, modus tersebut sudah sekian lama dilakukan oleh pelaku, dan setelah dihitung kerugian negara mencapai Rp 400 Juta lebih, sehingga dilaporkan pihak maskapai.

"Riyan disangkakan pasal 374 penggelapan dalam jabatan dengan ancaman kurungan pernjara lima tahun, kami akan tahan untuk 20 hari ke depan,"ujarnya.

Dikatakan, dana yang digelapkan oleh pelaku, terdiri dari biaya parkir bandara, penumpang, biaya troli dan biaya kebersihan yang dikelolah oleh maskapai penerbangan.

"Dana itukan seharunya dibayarkan ke kas negara lewat pengelola bandara, tapi tidak terbayarkan karena perbuatan terlapor, uang itu dia gunakan untuk kepentingan pribadi, termasuk digunakan untuk berpoya-poya di tempat hiburan malam,"pungkasnya.

Perjalanan Cinta Luna Maya dan Ariel Noah Penuh Cobaan hingga Terpisah, Akankah Kembali Bersatu?

Terlanjur Viral Ibu Melahirkan Batu, Ternyata Seperti Ini Cerita Sebenarnya, Video Pengakuan

Daftar 31 Kontestan Indonesian Idol 2019 ke Babak Eliminasi 2,Ainun dari Palopo Buat Maia Bergetar

Halaman
12
Penulis: Nurhadi
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved