Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Begini Cara Siswa SMAN 2 Luwu Timur Peringati Sumpah Pemuda

Tema hari sumpah pemuda adalah mewujudkan pemuda pemudi yang mandiri, kreatif, dan berintegritas dengan jiwa nasionalisme kebangsaan Indonesia.

Penulis: Ivan Ismar | Editor: Imam Wahyudi
ivan/tribunlutim.com
SMAN 2 Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), punya cara unik memperingati Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019). Kepala sekolah, guru sampai siswa kompak mengenakan pakaian adat Bugis atau baju bodo di dalam sekolah. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI - SMAN 2 Luwu Timur, Sulawesi Selatan (Sulsel), punya cara unik memperingati Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019).

Kepala sekolah, guru sampai siswa kompak mengenakan pakaian adat Bugis atau baju bodo di dalam sekolah.

Mereka juga menggelar upacara, pawai budaya, lomba menyanyi, baca puisi perjuangan dan atraksi menarik lainnya.

Baca: Diskon Jasa Servis 20% Hingga Suku Cadang 5% di Bengkel Resmi Kalla Toyota

Tema hari sumpah pemuda adalah mewujudkan pemuda pemudi yang mandiri, kreatif, dan berintegritas dengan jiwa nasionalisme kebangsaan Indonesia.

Kepala SMAN 2 Luwu Timur, Adam mengatakan kegiatan guna merekatkan kebersamaan dalam keberagaman yang muda bersikap dewasa yang dewasa berjiwa muda.

Baca: Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan III Diperkirakan Topang Ketahanan Eksternal

"Kita harapkan siswa memiliki jiwa kebangsaan yang kuat dalam bingkai NKRI berdasarkan Pancasila," kata Adam kepada TribunLutim.com.

"Kebhinekaan melahirkan cinta sesama, saling menghargai, tenggang rasa dan tepo seliro," imbuhnya.

Baca: Preview Bhayangkara FC Vs PSM, Waspada Sejak Awal Babak

Diharapkan, pemuda siap berjuang dan kompetitif dalam mengarungi kehidupan. Terhindar dari radikalisme dan terorisme, serta narkoba.

"Agar menjadi generasi yang tidak mau dijajah rasa malas, tidak disiplin, lemah dalam belajar, dan sebagainya," pesan Adam.

Baca: Hari Sumpah Pemuda ke 91, Gubernur dan Wagub Sulsel Milih Ngopi

Dalam kesempatan itu, ditampilkan pula tarian tradisional adat Wotu yaitu Kajangki dan Sumajo.

SMAN 2 Luwu Timur berlokasi di Jl Pahlawan, Desa Arolipu, Kecamatan Wotu, Luwu Timur.

Baca: Memilukan, Dua Hari Bocah 2 Tahun Ini Bersama Mayat Ibunya di Kamar Kos Jl Bontonompo Makassar

Aliansi Rakyat Melawan Oligarki Makassar Demo di Hari Sumpah Pemuda, Ini 14 Tuntutannya

Momen Hari Sumpah Pemuda, Senin (28/10/2019), dimanfaatkan warga dan mahasiswa di Makassar untuk kembali ke jalan menyuarakan aspirasinya.

Demonstrasi dipusatkan di area flyover dan depan gedung DPRD Sulawesi Selatan, Jl Urip Sumoharjo.

Gabungan masyarakat sipil, mahasiswa maupun pelajar yang bergabung dalam Aliansi Rakyat Melawan Oligarki hingga kini masih melangsungkan demonstrasinya di depan DPRD Sulsel.

VIDEO: Upacara Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Bone

Pemprov Sulsel Gandeng PT Marubeni Kelola Perikanan

VIDEO; Hari Pertama XL Axiata Ajak Jurnalis ke Maumere, Peresmian BTS USO

Aliansi ini terdiri dari mahasiswa UNM, Unhas, UMI, UIN, UPRI, Polimedia serta buruh dan masyarakat sipil lainnya bergantian berorasi.

Dengan tetap mengusung gerakan mereka yakni #ReformasiDikorupsi.

Pada momen sumpah pemuda ini Aliansi Rakyat Melawan Oligarki menyuarakan 14 tuntutan mereka.

Diantaranya yakni terkait 
B pembahasan RUU yang dianggap tidak pro rakyat.

Salah satunya juga yakni menuntut segera diterbitkannya Perppu KPK.

VIDEO: Upacara Hari Sumpah Pemuda di Kabupaten Bone

Pemprov Sulsel Gandeng PT Marubeni Kelola Perikanan

VIDEO; Hari Pertama XL Axiata Ajak Jurnalis ke Maumere, Peresmian BTS USO

Para demonstran yang berjumlah ratusan orang ini juga membentangkan spanduk dan beberapa poster protes mereka.

Berikut 14 tuntutan Aliansi Rakyat Melawan Oligarki:

1. Tolak segala rancangan maupun revisi Undang-undang yang tidak pro rakyat

2. Terbitkan Perppu KPK

3. Sahkan RUU PKS

4. Sahkan RUU PRT

5. Bebaskan 12 aktivis tahanan politik Papua termasuk Surya Anta dan kawan-kawan tanpa syarat

6. Hentikan kriminalisasi pejuang HAM

7. Tarik TNI/Polri di Papua

8. Adili koorporasi pembakar hutan

9. Adili aparat pelaku kekerasan pada aksi 24-30 September lalu

10. Tolak komersialisasi pendidikan dan wujudkan demokrasi kampus

11. Hentikan perampasan ruang hidup rakyat

12. Stop pembungkaman dan intimidasi terhadap pelajar

13. Segera revisi UU No 2 Tahun 2011 tentang partai politik

14. Cabut UUPT No 12 Tahun 2012. (tribun-timur.com)

Laporan Wartawan Tribun-Timur.com, @piyann__

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved