Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan III Diperkirakan Topang Ketahanan Eksternal

Dalam paparannya tersebut, ia mengatakan surplus transaksi modal dan financial serta defisit transaksi cukup terkendali.

Neraca Pembayaran Indonesia Triwulan III Diperkirakan Topang Ketahanan Eksternal
sukmawati/tribun-timur.com
Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Endang Kurnia Saputra 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR-Kepala Grup Advisory dan Pengembangan Ekonomi Bank Indonesia (BI) Sulawesi Selatan (Sulsel), Endang Kurnia Saputra juga memaparkan soal neraca pembayaran Indonesia pada triwulan III 2019.

Dalam paparannya tersebut, ia mengatakan surplus transaksi modal dan financial serta defisit transaksi cukup terkendali.

Dimana, arus masuk investasi portofolio pada triwulan III ini tercatat 4,8 miliar dolar AS didorong prospek perekonomian nasional yang baik serta daya tarik aset keuangan domestik cukup tinggi.

Preview Bhayangkara FC Vs PSM, Waspada Sejak Awal Babak

Hari ini Gyant Hidayah Rilis Album Versi Flatform Musik Digital

Hasil Akhir Liga 1 2019: Persib Bungkam Persija di Kandang Bali United, Cuplikan Gol Maung Bandung

Begitupun dengan defisit transaksi diperkirakan tetap terkendali, dipengatuhi impor menurun sejalan dengan kebutuhan domestik.

"Posisi cadangan devisa Indonesia tetap kuat, pada akhir September 2019 tercatat 124,3 dollar AS setara dengan pembiayaan 7,2 bulan impor atau 7,0 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri Indonesia.

Serta berada di atas standar kecukupan internasional sebesar 3 bulan impor," katanya.

Ia menambahkan, defisit transaksi berjalan 2019 ke 2020 diperkirakan tetap terkendali kisaran 2,5 persen sampai 3,0 persen PDB.

Preview Bhayangkara FC Vs PSM, Waspada Sejak Awal Babak

Hari ini Gyant Hidayah Rilis Album Versi Flatform Musik Digital

Hasil Akhir Liga 1 2019: Persib Bungkam Persija di Kandang Bali United, Cuplikan Gol Maung Bandung

Hal ini tetap ditopang dengan aliran masuk modal asing yang tetap besar.

"BI akan tetap terus memperkuat sinergi kebijakan dengan pemerintah dan otoritas terkait demi meningkatkan ketahanan eksternal," ujarnya.

"Salah satunnya berupaya mendorong peningkatan PMA," tutupnya. (*)

Laporan Wartawan Tribun Timur @umaconcit

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

(*)
Penulis: Sukmawati Ibrahim
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved