Hari Sumpah Pemuda ke 91, Gubernur dan Wagub Sulsel Milih Ngopi
Sumpah pemuda dirangkaikan dengan upacara bersama unsur organisasi pemuda di pelataran Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Kota Makassar, Senin (
Penulis: Saldy Irawan | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR – Dimomentum hari Sumpah Pemuda ke 91, Gubernur Sulawesi Selatan, M Nurdin Abdullah pamer kemesraan bareng Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Sumpah pemuda dirangkaikan dengan upacara bersama unsur organisasi pemuda di pelataran Rujab Gubernur Sulsel, Jl Sungai Tangka, Kota Makassar, Senin (28/10/2019).
Sebelum upacara berlangsung, Gubernur dan Wagub Sulsel, beserta pengurus Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Sulsel nyantai di ruang tamu Rujab Gubernur Sulsel.
Hari ini Gyant Hidayah Rilis Album Versi Flatform Musik Digital
Mulai 3 November Pengguna iPhone 5 Terancam Tak Bisa Internetan, Segera Lakukan Hal Ini!
Hasil Akhir Liga 1 2019: Persib Bungkam Persija di Kandang Bali United, Cuplikan Gol Maung Bandung
Mereka ngopi sembari mencicipi kue tradisional yang ada dimeja rumah peninggalan kolonial Belanda itu.
Dalam sambutannya, Nurdin mengajak seluruh pemuda untuk selalu mengedepankan penyelesaian masalah dengan duduk bersama dan berdialog untuk memperoleh solusi yang tepat.
"Saya kira makna dari sumpah pemuda ini, bersatu padu kita tinggalkan semua hal-hal yang mencoreng nama baik bangsa, tentu kita juga inginkan apapun perbedaan yang ada.
Hari ini Gyant Hidayah Rilis Album Versi Flatform Musik Digital
Mulai 3 November Pengguna iPhone 5 Terancam Tak Bisa Internetan, Segera Lakukan Hal Ini!
Hasil Akhir Liga 1 2019: Persib Bungkam Persija di Kandang Bali United, Cuplikan Gol Maung Bandung
Apapun kesalahan-kesalahan yang dianggap merugikan bangsa, mari kita duduk bersama kita selesaikan dengan dialog bukan kita menyelesaikan di jalan, tapi kita selesaikan dalam bentuk dialog supaya ada solusi," kata Nurdin.
Sementara itu, Wakil Gubernur Sulawesi Selatan, Andi Sudirman Sulaiman mengatakan, bahwa Sumpah Pemuda sebagai salah satu instrumen pemersatu bangsa yang berbeda-beda.
"Mari kita jadikan momentum ini untuk kembali memantapkan hati dan komitmen para pemuda generasi bangsa terhadap tanah air untuk persatuan dan kedamaian," ungkapnya. (*)
Laporan wartawan Tribun Timur, Saldy
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur: