Mucikari J Tersangka Prostitusi Artis, Polisi Sita Pakaian Dalam, Alat Kontrasepsi, dan Barang Ini

Tersangka J merupakan mucikari dari PA (23) salah satu terduga artis atau publik figur, diduga eks Putri Pariwisata 2016.

Mucikari J Tersangka Prostitusi Artis, Polisi Sita Pakaian Dalam, Alat Kontrasepsi, dan Barang Ini
darul/tribun-timur.com
Kepala Bidang (Kabid) Humas Polda Jawa Timur (Jatim), Kombes Pol Frans Barung Mangera. 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Penyidik Polda Jawa Timur (Jatim) telah menetapkan mucikari prostitusi online, J (51) sebagai tersangka, Sabtu (27/10) malam.

Tersangka J merupakan mucikari dari PA (23) salah satu terduga artis atau publik figur, diduga eks Putri Pariwisata 2016.

Tim penyidik juga mengamankan barang bukti saat dibekuk, Jumat (25/10) malam.

Jadwal Liga Spanyol Pekan Ini, Tak Ada Pertandingan Barcelona Vs Real Madrid

Prediksi Cuaca Minggu (27/10/2019), Sulbar Berpotensi Diguyur Hujan Hingga Sore Nanti

Pengumuman Pendaftaran CPNS 2019 Molor, Harusnya 25 Oktober, Lalu Kapan CPNS 2019 Diumumkan?

Kabid Humas Polda Jatim Kombes Frans Barung Mangera, mengaku barang bukti yang disita berupa uang tuna Rp 11 juta.

Lalu, 2 buah pakaian dalam, BH, 1 buah kondom bekas pakai, 1 unit HP, 2 buah ATM, 2 bukti transfer, 2 bill kamae Hotel, dan 1 Sprei.

"Bukti ini yang jadi dasar penetapan J ini tersangka," ungkap Barung saat ia berada di Makassar, Minggu (27/10/2019) pagi.

Kombes Barung menyebutkan, penetapan J sebagai tersangka setelah tim penyidik lakukan gelar perkara, pukul 23.30 Wib.

"Mucikari atau penyedia jasa J ditetapkan sebagai tersangka pukul 23.30 Wib atau waktu Makassar dinihari," ungkap Barung.

Ingin Nikmati Malam Minggu, 38 Pengendara Ditilang di Mamasa

VIDEO; Putri Pariwisata 2016 Terlibat Prostitusi Online? Ini Kata Kombes Barung Mangera

Kombes Barung Sebut Mucikari Prostitusi Online Artis di Jatim Sudah Tersangka

Tersangka J ditetapkan karena melanggar pasal menyediakan, dan atau memudahkan perbuatan pencabulan dengan orang lain.

Dan atau mengambil keuntungan dari pelacuran perempuan, dalam pasal 296 KUHP dan atau didalam pasal 506 KUHP.

Halaman
12
Penulis: Darul Amri Lobubun
Editor: Sudirman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved