Legislator Golkar Luwu Timur Tampung Aspirasi Desa Pasi-pasi

Najamuddin yang mantan jurnalis mengatakan, kegiatan ini adalah kewajiban, ketika tidak dilakukan berarti pelanggaran.

istimewa
Legislator Luwu Timur, Najamuddin melaksanakan temu konstituen pasca dilantik sebagai anggota DPRD Agustus 2019 lalu. Temu konstituen di Desa Pasi-Pasi, Kecamatan Malili, Selasa (22/10/19) siang. 

TRIBUNLUTIM.COM, MALILI – Legislator Luwu Timur, Najamuddin melaksanakan temu konstituen pasca dilantik sebagai anggota DPRD Agustus 2019 lalu.

Temu konstituen di Desa Pasi-Pasi, Kecamatan Malili, Selasa (22/10/19) siang.

Camat Malili, Nur Saifullah Rahman membuka acara, dan berharap agar melalui kegiatan temu konstituen, ini masyarakat mengusulkan sesuai dengan kebutuhan yang mendasar.

Baca: Pesta Ballo Hingga Subuh, 10 Remaja di Luwu Utara Digiring ke Polsek Masamba

Najamuddin yang mantan jurnalis mengatakan, kegiatan ini adalah kewajiban, ketika tidak dilakukan berarti pelanggaran.

Menurut, legislator tiga periode, merupakan kegiatan yang bersifat wajib bagi anggota legislatif untuk menampung aspirasi rakyat sesuai dengan daerah pemilihannya.

Oleh sebab itu kata Najamuddin, melalui kunjungan kerja ini saya akan serap segala usulan masyarakat untuk dibahas ditingkat selanjutnya.

Baca: Rina Nose Akhirnya Nikah di Belanda, Jawabannya Saat Ditanya Pemberkatan atau Ijab Kabul?

"Sesuai kebutuhan mendasar di desa'ta masing-masing. Usulkan saja dulu, baik itu usulan yang tidak tercapai melalui musrembang. Insya Allah saya akan tuangkan dalam pokok fikiran (fokir),” tandas legislator Golkar Luwu Timur ini melalui rilis ke tribun-timur.com.  

"Mereka (masyarakat) mengusulkan beberapa item diantaranya, irigasi persawahan, pengembangan wisata mangrove Dermaga Pasi-Pasi, pengaspalan, pengadaan air bersih, perbaikan Masjid, pembangunan lapangan sepakbola, bantuan kelompok tani dan lain-lain.

Baca: KABAR GEMBIRA UMP Sulawesi Selatan 2020 Naik Jadi Rp 3 Jutaan, Daftar Kenaikan UMP 34 Provinsi

Tak sampai disitu, Najamuddin juga menyampaikan terkhusus desa Pasi-Pasi, ada yang harus di kembangkan seperti sektor pariwisata.

Sudah saya minta ke Dinas Periwisata kalau tahun fokus saja pada pengembangan objek wisata dan tidak lagi mengurus festival musik yang menelan anggaran cukup fantastik, tutupnya.

Halaman
12
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved