Apa Benar Erick Thohir Ditunjuk Sebagai Menteri di Sektor Ekonomi?
"Saya rasa lebih banyak di ekonomi dan nanti beliau (presiden) yang menyampaikan (mengumumkan posisi menterinya)," ujar Erick usai bertemu Jokowi
Bocoran Nama-nama Calon Menteri & Jatah Parpol di Kabinet Kerja Jilid II Setelah Gerindra Masuk
Presiden Jokowi akan mengumumkan susunan kabinet pemerintahan keduanya pada Senin (21/10/2019) pagi.
"Saya akan kenalkan menteri, yang telah kita pilih. Pagi akan dikenalkan, setelah itu akan dilantik," ujar Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Minggu (20/10/2019) lalu.
Baca: MENTERI Jokowi-Maruf, Kapolri Tito Karnavian Datangi Istana, 4 Kandidat Jenderal Calon Penggantinya
"Ya kurang lebih (menteri dari partai politik 16 orang). Saya belum ngitung. Kurang lebih," ucap Jokowi.
Namun Jokowi tidak memerinci pos kementerian mana yang bakal diisi kader partai politik.
Baca: Dipanggil Jokowi, Banyak yang Tak Percaya Jika Tetty Paruntu yang Cantik itu Umurnya Ternyata Sekian
Jokowi juga enggan menjawab apakah partai non koalisi juga mendapat jatah menteri di kabinetnya.
Siapa saja parpol yang berkoalisi dengan pemerintahan Jokowi-Maruf Amin?
Baca: Ini Pesan WhatsApp (WA) Raffi Ahmad ke Nagita Usai Mobil Lamborghini Kesayangan Rafathar Terbakar
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunnews.com, akan ada 6 parpol mendapatkan kursi menteri di Kabinet Kerja Jilid II Jokowi-Maruf Amin.
6 partai itu adalah Partai Demokrasi Indonesai Perjuangan (PDIP), Partai Golkar, Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Persatuan Pembangunan (PPP), dan Partai Gerindra.
"Formasi menteri dari Parpol, hingga diskusi antara parpol tadi pagi adalah, koalisi 5-3-3-3-1-1," sebut sumber Tribunnews.com dari partai Nasdem, Minggu (20/10/2019).
Ia menyebut PDIP mendapat lima kursi menteri, kemudian Golkar, Nasdem dan PKB memperoleh masing-masing 3 menteri.
Partai Persatuan Pembangunan (PPP) dan Gerindra mendapat masing-masing satu kursi menteri.
"Itu formulasi yang terakhir, enggak tahu kalau berubah lagi," kata sumber ini.
Baca: Bocoran dari Mahfud MD, Nama Menteri Baru Jokowi Tidak Diumumkan Hari Ini, Tapi Hari . . . . ?
Sumber lain Tribunnews.com di PDIP juga mengatakan, formasi menteri yang berasal dari partai politik adalah 6-3-3-3-1.
Perinciannya, PDIP mendapat 6 kursi menteri, kemudian Golkar, Nasdem dan PKB masing-masing mendapat 3 kursi menteri.
Sedangkan PPP mendapat 1 kursi.
"Namun dengan bergabungnya Gerindra ke koalisi pemerintah, kemungkinan formasi susunan kabinet akan berubah menjadi seperti itu, 5-3-3-1-1," ujarnya.
"Jadi jatahnya PDIP jadi berkurang dari 6 menjadi 5," jelasnya.
Ia menambahkan, formasi kabinet dari parpol masih memungkinkan berubah.
"Masih tarik-tarikan terus. Masih mungkin berubah sampai pengumuman kabinet diberikan Presiden," ucapnya.
Baca: Ini Daftar Kehebatan Nadiem Makarim, Bos Gojek Calon Menteri Jokowi, Sudah Dipanggil ke Istana
Nama-nama calon menteri dari PDIP antara lain Yasonna Hamonangan Laoly, Tjahjo Kumolo, dan Pramono Anung.
Kemudian anggota DPR RI dari daerah pemilihan Jawa Tengah, Juliari Peter Batubara, dan seorang lainnya yang belum disebut namanya.
Adapun calon menteri dari Nasdem adalah Gubernur Nusa Tenggara Timur, Victor Laiskodat, akan menduduki Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, mantan Gubernur Sulsel, Yasin Limpo, akan menduduki Menteri Pertanian, dan Bupati Bojonegoro, Jawa Timur, dua periode (2008-2013 dan 2013-2018), Suyoto MSi.
Baca: Fakta-fakta Menarik Wury Estu Handayani Istri Wakil Presiden Maruf Amin, Usia Terpaut 31 Tahun dan
Sama seperti Partai Nasdem, Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) pun akan mendapat 3 kursi.
Kendati mendapat kursi hanya tiga, beberapa nama politisi PKB telah disodorkan kepada Presiden Jokowi untuk dipilih menjadi pembantunya.
Nama-nama kader PKB tersebut adalah Hanif Dhakiri (Menteri Ketenagakerjaan petahana), Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Indonesia (petahana) Eko Putro Sandjojo (Menteri, Daniel Johan (Wasekjen PKB), Cucun Ahmad Syamsurijal (Ketua DPP PKB), Ida Fauziah (politisi PKB/mantan Cawagub Jateng), Wakil Sekretaris Dewan Majelis Syuro PKB Maman Imanulhaq, dan Dubes RI di Malaysia Rusdi Kirana.
Sama sepertu PKB, Golkar akan mendapat 3 kursi.
Siapa saja mereka?
Ketua Umum Airlangga Hartarto, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita digadang-gadang akan kembali menjabat di kabinet kerja II.
Baca: TEREKAM & VIRAL Video Detik-detik Siswa Hendak Bunuh Diri, Guru Lakukan Aksi Heroik Selamatkan Nyawa
Satu kursi lain dikabarkan akan 'diperebutkan' antara kader Golkar yang merupakan putra mantan presiden BJ Habibie, Ilham Habibie dan Zainudin Amali.
Sementara PPP akan memperoleh satu kursi menteri dan satu kursi wakil menteri.
Siap saja mereka?
Dikabarkan nama-nama yang disodorkan Plt Ketua Umum PPP, Suharso Manoarfa, dan Sekretaris Jenderal Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani.
Baca: LIVE STREAMING Jokowi Umumkan Susunan Menteri Kabinet Kerja, Wishnutama Diminta Datang ke Istana
Terakhir Gerindra akan mendapat satu kursi menteri.
Berdasarkan informasi yang dihimpun Tribunnews.com, kursi Menteri Pertanian akan didapat Gerindra.
"Kursi Mentan, mungkin. Tapi Nasdem juga incar kursi yang sama," ucap sumber itu.
Wakil Ketua Umum Gerindra, Edhy Prabowo dikabarkan akan menjadi menteri di kabinet kerja II Jokowi-Maruf.
Baca: Dipanggil Jokowi, Banyak yang Tak Percaya Jika Tetty Paruntu yang Cantik itu Umurnya Ternyata Sekian
Untuk diketahui, pada kabinet kerja I, ada lima kader PDIP masuk Kabinet Kerja pemerintahan Presiden Jokowi.
Kelimanya adalah Seskab Pramono Anung, Menko PMK Puan Maharani, Mendagri Tjahjo Kumolo, Menkum HAM Yasonna Laoly, serta Menteri Koperasi dan UKM Anak Agung Gede Ngurah Puspayoga.
Untuk Golkar, punya 3 jatah menteri dalam kabinet kerja I, yaitu Menteri Sosial Agus Gumiwang, Menteri Perindustrian, Airlangga Hartarto dan Menteri Koordinator Kemaritiman, Luhut B Pandjaitan.
Empat kader PKB masuk kabinet Jokowi-JK pada periode 2014-2019 adalah Menteri Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi Mohamad Nasir, Menteri Ketenagakerjaan Muhammad Hanif Dhakiri, Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo, dan Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrawi.
Baca: Jarang Tersorot Depan Publik, Ini Sosok Amalia Sianti, Anak Wiranto Pernah Jadi Anggota MPR Termuda
Dari Nasdem, terdapat dua menteri dan Jaksa Agung.
Di awal, Nasdem dapat 3 menteri, yakni Ferry Mursyidan Baldan yang dicopot dari Menteri Agraria dan Tata Ruang digantikan Sofyan Djalil yang sebelumnya menjabat Kepala Bappenas.
Kemudian ada juga nama Tedjo Edy Purdjiatno yang dicopot dari kursi Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan.
Namun masuk satu nama baru, yakni Enggartiasto Lukita sebagai Menteri Perdagangan.
Siti Nurbaya masih bertahan sebagai Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup.
Posisi Jaksa Agung Muhammad Prasetyo juga masih belum tergantikan.
Di Kabinet Kerja I, PPP mendapat satu kursi menteri, yakni Menteri Agama yang dijabat Lukman Hakim Saifuddin. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Erick Thohir: Saya Jadi Menteri di Sektor Ekonomi, https://www.tribunnews.com/nasional/2019/10/21/erick-thohir-saya-jadi-menteri-di-sektor-ekonomi.
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur