Unik dan Anti Mainstream, Ada Jasa Cari Kutu dan Cabut Uban di Carawali Belae Pinrang

Seperti yang dilakukan oleh Alya (25), warga Carawali Belae, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang.

Unik dan Anti Mainstream, Ada Jasa Cari Kutu dan Cabut Uban di Carawali Belae Pinrang
Dok. Alya
Owner Usaha Cari Kutu dan Cari Uban, Alya

TRIBUNPINRANG.COM, PALETEANG - Mencari nafkah merupakan aktivitas yang tentu digeluti oleh semua orang. Ada yang melakukannya dengan cara seperti pada umumnya, ada pula yang mencarinya dengan menempuh jalur yang unik dan anti mainstream.

Seperti yang dilakukan oleh Alya (25), warga Carawali Belae, Kecamatan Paleteang, Kabupaten Pinrang.

Pink Day 2019, Pemkab Bantaeng Launching Asuhan Paliatif Terpadu

Satu Kompi Personel Polres Gowa Perkuat Pengamanan di Makassar Jelang Pelantikan Presiden

BREAKING NEWS: Seorang Guru Ditemukan Tak Bernyawa dalam Rumah di Gowa

Penyebab Lamborghini Raffi Ahmad Nagita Seharga Rp 1,9 Miliar Terbakar,Ternyata Dampaknya Mengerikan

Mengenal Aries Susanti, Wakil Indonesia Peraih Emas Piala Dunia Panjat Tebing

Perempuan kelahiran Malaysia, 20 April 1994 ini membuka jasa cari kutu, cari uban dan tindis kepala.

Usaha itu diberi label nama Alya Renaldi.

Menurut Alya, dirinya sudah merencanakan membuka usaha tersebut sejak masih duduk di bangku SMA.

"Lamami saya rencanakan, sekitar tahun 2011. Saat itu, saya masih SMA," katanya saat ditemui TribunPinrang.com, Minggu (20/10/2019).

Alya pun menceritakan alasan sehingga dirinya tertarik membuka usaha yang terkesan lucu tersebut.

"Dari dulu saya hobi cari kutu, cabut uban maupun tindis kepala. Dari pada lari kosong, mending dibuatkan sesuatu yang menghasilkan," jelasnya.

Sejak usahanya itu berdiri, ucap Alya, banyak orang yang tidak percaya dengan hal tersebut. Bahkan, tak sedikit di antara mereka yang mengira bahwa itu hanya lelucon.

Usaha Cari Kutu dan Cari Uban, Alya
Usaha Cari Kutu dan Cari Uban, Alya (Alya)

"Tapi setelah duhubungi nomor yang ada, barulah mereka percaya," kisahnya.

Halaman
12
Penulis: Hery Syahrullah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved