Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Dinas PPKB Gowa Siapkan Pembinaan Keluarga Lanjut Usia, Ini Tujuannya

Hal ini dengan didorongnya peran kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL), di seluruh Kampung KB yang ada di wilayah Kabupaten Gowa.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
Ari maryadi
Kepala Dinas PPKB Sofyan Daud membuka Workshop Bina Keluarga Lansia, di Kantor DPPKB Gowa, Kamis (17/10/2019) siang. 

TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (PPKB) Kabupaten Gowa, akan memberikan pembinaan terhadap warga Lanjut Usia (Lansia).

Hal ini dengan didorongnya peran kelompok Bina Keluarga Lansia (BKL), di seluruh Kampung KB yang ada di wilayah Kabupaten Gowa.

Kepala Dinas PPKB Kabupaten Gowa Sofyan Daud menyebutkan, dari jumlah penduduk di Kabupaten Gowa ada 68.870 jiwa lansia, dari total 755.235 penduduk Kabupaten Gowa.

Listrik Kantor KPU Disegel, Ketua DPRD Luwu Timur: Wah Keliru Itu!

Segini Besaran Rancangan APBD Gowa 2020

VIDEO: Detik-detik Pengundian Grand Prize Panen Hadiah Simpedes BRI Jeneponto

Persentasenya mencapai 9.34 persen. Pembinaan ini dilakukan untuk mencegah adanya lansia yang frustasi hingga tidak terurus.

"Kita ingin menciptakan lansia yang tangguh dan produktif, khususnya di wilayah Kampung KB melalui pembinaan yang lebih maksimal," kata Sofyan, Kamis (17/10/2019).

Gagasan tersebut akan diwujudkan Dinas PPKB Gowa dengan membangun koordinasi lintas sektoral.

Dinas PPKB juga telah menghelat Workshop Bina Keluarga Lansia, di Kantor DPPKB Gowa, Kamis (17/10).

Pola pembinaan yang dilakukan DPPKB Gowa berbeda dengan stakeholder lainnya.

Misalnya, jika Dinas Kesehatan menyentuh langsung pada individu lansia.

Apalagi, jika hal tersebut membahas terkait kesehatan dan Dinas Sosial bertanggungjawab jawab.

Sedangkan, DPPKB Gowa berperan memberikan pembinaan dengan pendekatan keluarga si lansia.

VIDEO; Serunya Perayaan HUT ke 5 Princess Syahrini Family Karaoke Makassar

Bukan Pisau, Orang Korea Potong Daging Justru Pakai Gunting, Ternyata Ini Alasannya

5 Tahun Jadi Sia-sia, Polwan Cantik ini Pergoki Tunangan Jalan dengan Wanita Lain, Curhatnya Viral

Polanya dengan melakukan pembinaan kepada keluarga yang memiliki lansia.

Peran keluarga diharapkan memperlakukan lansia itu dengan baik, sehingga tercipta penduduk lansia yang tangguh dan produktif.

"Pada umumnya kebanyakan lansia itu terlalu aktif karena terbiasa kerja produktif, makanya dengan keaktifannya ini harus kita manfaatkan. Paling tidak dengan memberikan keterampilan sesuai umurnya," terang Sofyan.

Menurutnya, perlunya didorong produktivitas lansia ini agar semakin membantu mewujudkan kemajuan daerah.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved