Spesies Ikan Capungan Banggai Nyaris Punah, BPSPL Makassar Lakukan Monitoring di Sulawesi Tengah
Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar menjalankan salah satu program konservasi ikan Capungan Banggai / Banggai Cardinal Fish
Penulis: Alfian | Editor: Arif Fuddin Usman
Spesies Ikan Capungan Banggai Nyaris Punah, BPSPL Makassar Lakukan Monitoring di Sulawesi Tengah
TRIBUN-TIMUR.COM - Beberapa jenis ikan endemik Indonesia, populasinya semakin berkurang.
Dikutip dari rilis Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar, salah satu ikan tersebut adalah Banggai Cardinal Fish (BCF) atau hewan bernama lokal Ikan Capungan Banggai.
Ikan yang pertama kali ditemukan tahun 1920 di Pulau Banggai ini masuk dalam spesies terancam punah dalam survei Red List IUCN (International Union for the Conservation of Nature).
Baca: Kepala BPSPL Makassar Ungkap Dampak Penggunaan Kompresor ke Warga Nelayan
Baca: VIDEO: Tujuh Ekor Penyu Dilepas BPSPL Makassar dan Polda Sulsel di Bira
Menurut lembaga pengkategorian status konservasi tersebut, setidaknya ada dua faktor penyebab menurunnya populasi BCF.
Di antaranya, pemanfaatan sebagai ikan hias dan kerusakan habitat maupun mikrohabitat. Adapun mikrohabitat berupa bulu babi, dan anemon.
Fakta itu membuat kemudian Indonesia berkomitmen menjaga kelestarian ikan bernama latin Pterapogon kauderni ini melalui penyusunan kebijakan perlindungan.
Selain itu, ada pula program Rencana Aksi Nasional Konservasi Ikan Capungan Banggai (RAN-KICB) periode pertama tahun 2017-2021.
Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Makassar menjalankan salah satu program konservasi ikan Capungan Banggai / Banggai Cardinal Fish / BCF.
BPSPL Makassar salah satu Unit Pelaksana Teknis Direktorat Jenderal Pengelolaan Ruang Laut Kementerian Kelautan dan Perikanan melakukan monitoring populasinya di Kabupaten Banggai Kepulauan.
Baca: BPSPL Makassar Sosialisasi Terumbu Karang di SMAN 1 Tupabbiring Utara Pangkep
Baca: BPSPL Makassar Bahas Kuda Laut di Pulau Sabutung Pangkep
Kepala BPSPL Makassar Ir R Andry Indryasworo Sukmoputro MM mengatakan, pihaknya melakukan monitoring di perairan Bokan Kepulauan, Kabupaten Banggai Laut Provinsi Sulawesi Tengah.
Pemantauan langsung itu bagian dari usaha untuk merealisasikan program konservasi. Tim BPSPL Makassar menurunkan tim melalui Satkernya yang ada di Palu.
Dalam pemantauan itu, ada dua kegiatan utama yaitu pemantauan populasi ikan BCF di delapan lokasi dan ekspose hasil monitoring.
Sekaligus melakukan sosialisasi pentingnya menjaga habitat dari ikan BCF. Pemantauan populasi ikan BCF akan berlangung selama sekitar sepuluh hari (14-24/10/2019).
Adapun, lokasi pemantauan meliputi Mandel, Toada, Melilis, Mbuang-Mbuang, Kombongan, Minangga, Tj Nggasuang, dan Toropot.