Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

IPMa 96 FH Unhas Sumbang Makanan untuk Pengungsi Wamena

Menurut Sunem, inisiatif membawakan sumbangan berasal dari daftar yang diedarkan relawan di media sosial.

Penulis: Hasan Basri | Editor: Imam Wahyudi
IPMa 96 FH-UH
Perwakilan IPMa 96 FH-UH Sunem Fery Mambaya, Almawati Nurdin, dan Darmawan menyerahkan makanan di Posko Pengungsian Wamena, Jl AP Pettarani, Makassar, Rabu (9/10/2019) 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Alumni Fakultas Hukum Unhas angkatan 96 yang tergabung dalam Ikatan Persaudaraan Mahkamah (IPMa) 96 FH-UH berinisiatif menyumbang makanan untuk pengungsi asal Wamena, Rabu (9/19/19) malam.

Sumbangan 170 nasi dos diantar langsung tiga perwakilannya yakni Sunem Fery Mambaya, Almawati Nurdin, dan Darmawan. Mereka diterima relawan Mismaya di posko pengungsian yang terletak di Jl AP Pettarani, Makassar.

Menurut Sunem, inisiatif membawakan sumbangan berasal dari daftar yang diedarkan relawan di media sosial.

Baca: Ashanty Istri Anang Hermansyah Mengidap Autoimun, Gejala Awal Penyakit Ini Mudah Dikenali

Mereka melihat belum ada donatur untuk makan malam.

"Kami siapkan nasi 170 dos karena di list sumbangan belum ada donaturnya," katanya melalui rilis ke tribun-timur.com

Rupanya tidak semua kebutuhan pengungsi ditanggung pemerintah.

Baca: Gelandang PSM Makassar Rizky Pellu Temani Ibunya Menginap di Tenda, Mengungsi karena Gempa

Padahal banyak kebutuhan di posko pengungsian. Makanya relawan sangat mengharapkan bantuan dari donatur.

Sebelumnya, Kadis Sosial Provinsi Sulsel, Imran Jausi menerangkan, bahwa segala kebutuhan dan keperluan para pengungsi saat ini sepenuhnya ditanggung oleh pihaknya.

“Terkait logistik makanan selama di pengungsian, para pengungsi ini tidak perlu khawatir. Lantaran seluruh logistik makanan ditangung oleh Dinsos Sulsel,” pungkasnya.

Baca: Ditjen Pengelolaan Ruang Laut KKP Diskusi Soal Tata Kelola Ikan Karang Berkelanjutan, Ini Dibahas

IPMa 96 FH-UH yang mereka bentuk selain sebagai wadah mempersatukan alumni yang tersebar di pelosok negeri, juga untuk kegiatan-kegiatan sosial untuk masyarakat.

"Hati kami terketuk untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah di Wamena," lanjutnya lagi.

Pengungsi Wamena yang ditempatkan di Posko Pengungsian Dinas Sosial Sulsel, Jl AP Pettarani adalah rombongan 170 pengungsi yang tiba di Lanud Hasanuddin, Maros.

Baca: 3 LINK Live Streaming & Video Preview Kualifikasi Piala Dunia 2022 Indonesia vs UEA - Live MolaTV

Mereka disambut Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Rabu (2/10/2019).

Mereka tiba di Makassar dengan pesawat TNI AU jenis Hercules A-1305 tersebut mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin, sekitar pukul 13.15 Wita dan transit di posko sampai dengan beberapa hari sebelum dijemput oleh keluarga ataupun dipulangkan ke kampung halamannya.

Pasca Kerusuhan, Segini Jumlah Pengungsi Wamena yang Tiba di Lanud Hasanuddin

TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Sebanyak 963 pengungsi korban kerusuhan Wamena, Papua, tercatat tiba melalui Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan (Sulsel).

Pengungsi tersebut tiba di Lanud Hasanuddin sebanyak tujuh kali penerbangan atau sortie, sejak 27 September lalu.

Mereka menumpangi pesawat milik TNI-AU jenis C-130 Hercules.

Penjualan Tiket PSM Vs Arema FC Dibuka Hari Ini Hingga?

4 LINK Live Streaming & Video Preview Brasil vs Senegal - Tite Bawa 5 Andalan, Siapa Saja? Live TVRI

Lahan BBI Tamalantik Digugat, Bupati Mamasa Optimis Menangkan Perkara

Hal tersebut disampaikan Kepala Dinas Operasi Pangkalan Udara (Lanud) Sultan Hasanuddin, Kolonel Pnb Bambang Sudewo, Rabu (9/10/2019).

"Hari ini kembali tiba sebanyak 171 pengungsi Wamena, yang difasilitasi TNI-AU di Lanud Sultan Hasanuddin," kata Bambang Sudewo, kepada tribun-maros.com, di sela penyambutan pengungsi tersebut.

Bambang menambahkan, sebanyak 76 orang di antaranya merupakan warga Sulsel.

Sementara itu, sebanyak 95 pengungsi lainnya berasal dari luar Sulsel.

"95 orang ini akan melanjutkan penerbangan ke Malang, Jawa Timur. Mereka berasal dari sejumlah daerah di Pulau Jawa," ujarnya.

Bambang Sudewo menambahkan, TNI-AU selalu siap memfasilitasi, jika ada warga yang hendak mengungsi.

Bahkan kata dia, saat ini empat Hercules masih berada di Jayapura, Papua.

Penjualan Tiket PSM Vs Arema FC Dibuka Hari Ini Hingga?

4 LINK Live Streaming & Video Preview Brasil vs Senegal - Tite Bawa 5 Andalan, Siapa Saja? Live TVRI

Lahan BBI Tamalantik Digugat, Bupati Mamasa Optimis Menangkan Perkara

"Kita sebenarnya berharap kondisi ini segera berakhir, dan situasi di sana kembali kondusif. Tetapi kita tak bisa juga memaksakan, kalau warga di sana trauma," ujarnya.

Saat ini, kata dia, TNI-Polri di Papua terus berupaya mewujudkan situasi yang tetap kondusif di Bumi Cendrawasih.

Selain melalui Lanud Hasanuddin, gelombang pengungsi Wamena, juga tiba melalui Bandara Sultan Hasanuddin dan Pelabuhan Soekarno Hatta.

Sekadar diketahui, kerusuhan di Papua terjadi pada Senin (23/9/2019) lalu.

Tak sedikit warga dilaporkan meregang nyawa akibat kerusuhan tersebut.

Sejumlah bangunan juga dikabarkan dibakar.

Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Ayah, Ibu dan Adiknya Tewas Saat Kerusuhan Wamena, Riskun Lanjut Sekolah di Pangkep

TRIBUNPANGKEP.COM, SEGERI - Anak korban kerusuhan Wamena asal Pangkep yang selamat, Riskun akhirnya bersekolah.

Meski masih menyisakan trauma karena keluarganya tewas dalam kerusuhan di Wamena, Riskun harus tetap melanjutkan hidupnya.

Dia harus tetap sekolah dan tinggal di rumah neneknya di Kampung Kecimpureng Kelurahan Bontomatene, Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep.

Baca: VIDEO: Dosen UNM Wahyu Jayadi Dituntut 14 Tahun Penjara, Kuasa Hukum: Itu Masih Berat

Kapolsek Segeri, Iptu Sumarto langsung turun tangan memfasilitasi anak yatim piatu tersebut untuk menyekolahkannya.

Dia bahkan mengajak Riskun berbelanja kebutuhan sekolahnya di salah satu toko di Segeri.

"Saya langsung ajak Riskun belanja di salah satu toko. Dia beli baju, celana, tas dan perlengkapan alat tulisnya," ujar Iptu Sumarto, Selasa (8/10/2019).

Bahkan, kata Sumarto dia langsung mendaftarkan Riskun ke sekolah dasar yakni SD 26 Mangkaca Segeri.

"Riskun juga sudah sekolah di kelas 2 SD 26 Mangkaca Segeri dan saat ini dia tinggal bersama neneknya," jelasnya.

Dia berharap Riskun dapat menjadi generasi penerus bangsa yang tidak patah semangat dalam menghadapi hidup.

Baca: Setelah PDIP, Golkar dan PKS, Mantan Wabup Pangkep Juga Mendaftar di Nasdem

Sebelumnya diberitakan, satu keluarga asal Pangkep menjadi korban kerusuhan di Wamena Papua sudah dimakamkan, Rabu (25/9/2019) usai salat duhur.

Para korban kerusuhan yakni Irma, Rustam, Erwin dan Ilmi.

Di Kabupaten Pangkep, Ibu dan anak dimakamkan di Pekuburan Kampung Kecimpureng Kelurahan Bontomatene, Kecamatan Segeri Kabupaten Pangkep.

Baca: Dua Pemain PSM Makassar jadi Andalan Timnas U-23 di China. Lihat Jadwal Tandingnya!

Sedangkan di Enrekang, suami Irma yakni Rustam dan Erwin keponakan Rustam.

Satu-satunya yang selamat, Riskun adalah anak sulung Irma dan Rustam.

Dia selamat karena berada sekolah saat kejadian itu terjadi.

Lagi, ACT Fasilitasi Kepulangan 101 Pengungsi Wamena

Lagi, ACT Fasilitasi Kepulangan 101 Pengungsi Wamena

JAYAPURA – Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali memberangkatkan 101 pengungsi Wamena menggunakan pesawat komersil untuk kedua kalinya, setelah sebelumnya pada tanggal 3 Oktober lalu perdana dilakukan. 

Wahyu Novyan selaku Komandan Posko Nasional ACTuntuk Tragedi Kemanusiaan Wamena mengatakan, ini adalah kali kedua ACT memfasilitasi pemulangan pengungsi ke Sumatra Barat.

“ACT memfasilitasi pemulangan pengungsi dengan pesawat terbang komersil.Total sudah lebih dari 200 lebih pengungsi yang kami akomodasi ke Sumatra Barat. Kami juga akan berikhtiar memfasilitasi pemulangan pengungsi ke Jawa Timur dan Sulawesi Selatan,” terang Wahyu. Pengungsi yang diberangkatkan hari ini mengungsi di Posko Ormas Adat Minahasa dan Posko Masjid Al Aqsa, Sentani.

Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali memberangkatkan 101 pengungsi Wamena menggunakan pesawat komersil ke Sumatera Barat. Ini merupakan kedua kalinya, setelah sebelumnya pada tanggal 3 Oktober lalu perdana dilakukan. 

Wahyu Novyan selaku Komandan Posko Nasional ACTuntuk Tragedi Kemanusiaan Wamena mengatakan, ini adalah kali kedua ACT memfasilitasi pemulangan pengungsi ke Sumatra Barat.
Aksi Cepat Tanggap (ACT) kembali memberangkatkan 101 pengungsi Wamena menggunakan pesawat komersil ke Sumatera Barat. Ini merupakan kedua kalinya, setelah sebelumnya pada tanggal 3 Oktober lalu perdana dilakukan. Wahyu Novyan selaku Komandan Posko Nasional ACTuntuk Tragedi Kemanusiaan Wamena mengatakan, ini adalah kali kedua ACT memfasilitasi pemulangan pengungsi ke Sumatra Barat. (ACT)

Tim medis ACT pun hadir mendampingi mereka.

“Rata-rata anak-anak mengalami demam dan satu orang tadi mengalami mimisan sudah kita tangani. Sebagian besar mereka mengalami kelelahan,” terang dr Rizal Alimin selaku Koordinator Tim Medis ACT.

Langkah ACT memfasilitasi kepulangan pengungsi merupakan ikhtiar memenuhi kebutuhan pengungsi akan tempat berlindung yang lebih nyaman.

Wahyu mengatakan, sejauh ini tingginya permintaan pengungsi masih terkait kepulangan ke daerah asal.

“Di sini kami melihat, kepulangan ke daerah asal menjadi kebutuhan para pengungsi. Hal itulah yang kami fasilitasi,” tambah Wahyu.

Ikhtiar ACT juga akan terus berlangsung di Sentani, Jayapura.

Tim medis masih disiagakan untuk memberikan layanan kesehatan kepada pengungsi.

Dapur umum ACT juga akan diaktifkan untuk menyuplai sarapan para pengungsi di Rindam Sentani.

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Pengungsi Wamena Pakai Baju sebagai Handuk Habis Mandi

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Pengusaha asal Toraja Utara, Sindra Maraya ikut mengurus pengungsi di Wamena, Papua, Senin (7/10/2019).

"Kami berbagi kasih dengan pengungsi korban kerusuhan anarkis Wamena, 4 Oktober lalu di tongkonan Jayapura," kata Sindra Maraya.

Sindra Maraya membagikan susu untuk anak-anak dan balita serta pakaian dalam wanita dan laki-laki dewasa.

"Selain itu, ada juga bahan-bahan keperluan darurat lainnya," kata Sindra Maraya.

Vokalis Band Kunci Dendy Mikes Meninggal, Ini Lagunya yang Pernah Populer Lengkap dengan Lirik

Kronologi Penarik Becak Sesak Napas karena Emosi saat Pergoki Istri Selingkuh dengan Pria Bermobil

 Fraksi Nasdem dan Gerindra Walk Out Saat Pemilihan Ketua BK DPRD Luwu Timur, Ada Apa ?

Sindra juga membagikan handuk karena pengamatan di lokasi penampungan masyarakat korban kerusuhan ini sehabis mandi pakai baju di badan sebagai handuk.

Menurutnya, banyak sekali pengungsi.

"Mereka berasal dari berbagai daerahnya, pengungsi kerukunan keluarga Sulawesi Selatan," katanya.

Sebelumnya, Ketua Harian Kombongan Sangtorayaan (Ikatan Keluarga Toraja Makassar), Marthen Rantetondok menjemput pengungsi dari Kota Wamena Papua di Pelabuhan Soekarno-Hatta, Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, Sabtu (5/10/2019).

Marthen pun memfasilitasi sebanyak 193 warga Toraja dan Luwu Raya pulang kampung.

"Kita jemput langsung karena ini adalah masalah kemanusiaan," kata mantan anggota DPRD Sulsel ini.

Marthen Rantetondok pun meminta bantuan dari masyarakat supaya mereka bisa selamat hingga ke kampung halaman masing-masing.

"Tugas kita adalah membantu saudara yang kesulitan, sehingga mereka bisa tenang," katanya.

Marthen Rantetondok juga meminta adanya perhatian pemerintah kepada masyarakat dari Toraja dan Luwu Raya.

"Kita minta warga kita yang masih ada di Papua agar segera dijaga karena ini masalah serius," katanya..

Vokalis Band Kunci Dendy Mikes Meninggal, Ini Lagunya yang Pernah Populer Lengkap dengan Lirik

Kronologi Penarik Becak Sesak Napas karena Emosi saat Pergoki Istri Selingkuh dengan Pria Bermobil

 Fraksi Nasdem dan Gerindra Walk Out Saat Pemilihan Ketua BK DPRD Luwu Timur, Ada Apa ?

Iqbal Suhaeb Beri Doa dan Dukungan pada Korban Kerusuhan Wamena

Pj Wali Kota Makassar, Iqbal Suhaeb bersama Aliansi Selamatkan Indonesia Forum Ummat Bersatu Sulsel menggelar doa bersama dalam social carity di Anjungan Pantai Losari Makassar.

Doa ini untuk korban kerusuhan Wamena terus berdatangan, Jum'at (4/10/2019) sore

Social Carity yang dihadiri oleh gabungan organisasi Islam dan masyarakat Makassar ini larut dalam doa sembari bermunajat akan kedamaian dan keamanan para warga yang saat ini masih berada di Wamena, Papua.

Iqbal Suhaeb dalam orasinya mengajak masyarakat mengirimkan doa agar pertikaian yang terjadi bisa segera reda dan kondisi kembali normal seperti semula.

"Hanya doa yang mampu menggetarkan bumi Wamena. Doa yang akan mengetuk pintu langit untuk mendamaikan Wamena yang saat ini masih panas,' kata dia.

"Warga yang ingin kembali ke Makassar maupun Sulsel akan diupayakan untuk segera dievakuasi agar tidak terjadi trauma berkepanjangan," tutur Iqbal.

Vokalis Band Kunci Dendy Mikes Meninggal, Ini Lagunya yang Pernah Populer Lengkap dengan Lirik

Kronologi Penarik Becak Sesak Napas karena Emosi saat Pergoki Istri Selingkuh dengan Pria Bermobil

 Fraksi Nasdem dan Gerindra Walk Out Saat Pemilihan Ketua BK DPRD Luwu Timur, Ada Apa ?

Di hadapan para ormas, selain Pj Wali Kota Makassar nampak pula petinggi daerah dari beberapa distrik yang ada di provinsi Papua. Semua menyerukan pesan damai.

Akram, ketua panitia Aliansi Selamatkan Indonesia menuturkan kegiatan sosial ini dibuat untuk menyatukan semua ormas Islam dan menggerakkan hatinya untuk ikut mendoakan.

Juga menjaga bumi pertiwi dari kerasnya provokasi yang dapat memecah belah bangsa.

"Besar harapan kami, kegiatan social carity ini menjadi wadah perkumpulan umat Islam yang sepakat untuk peduli Wamena dan menjaga bumi Indonesia agar tidak terjadi perpecahan antar manusia," harapnya.

Selain berdoa bersama dalam kegiatan ini juga digelar pengggalan dana secara terbuka.

Hasil dari pengumpulan dana ini nantinya akan disalurkan langsung ke Wamena dan akan terus berlanjut sebagai gerakan kemanusiaan demi menciptakan Indonesia damai. (*)

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved