Polres Gowa Buka Posko Bantuan untuk Pengungsi Wamena Papua
Posko yang dibuka ini diinisiasi langsung oleh Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga. Posko mengumpulkan sumbangan berupa pakaian layak pakai, makanan s
Penulis: Ari Maryadi | Editor: Syamsul Bahri
TRIBUN-TIMUR.COM, SUNGGUMINASA - Polres Gowa ikut membuka posko bantuan untuk korban krisis kemanusiaan Wamena Papua dan Korban Gempa Maluku, Senin (7/10/2019).
Posko yang dibuka ini diinisiasi langsung oleh Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga. Posko mengumpulkan sumbangan berupa pakaian layak pakai, makanan siap saji, obat-obatan.
Tanpa Mahar, Penjaringan Balon Bupati di Gerindra Maros Dibuka Hari Ini
KABAR TERBARU CPNS Papua dan Papua Barat 2018, Kapan Diumumkan? Penjelasan BKN hingga Soal CPNS 2019
BUKTI LENGKAP Aiman Temukan Video Dokter Selingkuhan Istri, Ada Kuitansi Hotel, 3 Jam Numpang Salat
Tabiat Asli Ibu yang Dihalangi Datang di Pernikahan Anaknya Dibongkar Teman Menantu, Pantasan. . .
Inilah Bayaran Dijanjikan Atta Halilintar Sampai Bebby Fey Mau Berhubungan Badan 2 Kali, Kronologi
Sumbangan ini nantinya akan diserahkan ke Dinas terkait untuk disalurkan kepada masyarakat yang terkena bencana alam ataupun pengungsi krisis kemanusiaan Wamena.
Adapun Posko ini dibuka setiap harinya. Dijaga oleh petugas piket yang siap menerima bantuan dari pihak instansi pemerintahan maupun swasta.
Bisa pula masyarakat dalam lingkup wilayah kabupaten Gowa.
Bantuan sejak kemarin hingga kini masih terus mengalir. Semua bantuan itu akan disortir dan membawanya ke lokasi tujuan.
Kapolres Gowa AKBP Shinto Silitonga saat dikonfirmasi membenarkan perihal adanya posko bantuan pengungsi Wamena dan bencana Maluku.
“ Ya benar, saat ini kami membuka posko penanggulangan bencana alam gempa bumi yang terjadi di Maluku dan pengungsi kerusuhan di Wamena yang dibuat dijajaran Polres Gowa," katanya.
Perwira polisi dua melati ini berharap masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan bisa dengan mudah mendatangi ke posko-posko terdekat. (*)
Laporan Wartawan Tribun Timur @bungari95
Tiba di Toraja, 153 Pengungsi Kerusuhan Wamena Diberi Pelayanan Kesehatan Gratis
Sebanyak 153 pengungsi asal Wamena, Papua, tiba di Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja, Rantepao, Toraja Utara, Minggu (6/10/2019) pagi.
Kedatangan rombongan pengungsi tersebut disambut oleh pihak Dinas Sosial (Dinsos) dan Pengurus dari Karang Taruna Toraja Utara.
Kepulangan 153 pengungsi ini menggunakan delapan unit bus.
Pulang ke Bone, 3000 Personel Gabungan Amankan Kunjungan JK
Da Tergoda Jadi Suami CEO, Miliarder, tapi Beberapa Saat Setelah Nikah Malah Hal Tragis Terjadi
Kabar Buruk untuk Petani Sawit Sulbar, Harga TBS Kembali Turun
Pemerintah Kabupaten Toraja Utara dan Badan Pekerja Sinode Gereja Toraja pun, memastikan pihaknya memberikan pelayanan optimal kepada para pengungsi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/kemanusiaan-polres-gowa-untuk-korban-wamena.jpg)