Kabar Buruk untuk Petani Sawit Sulbar, Harga TBS Kembali Turun
Penurunan harga tersebut berdasarkan hasil rapat tim penetapan di Hotel Berkah Mamuju, Sabtu (5/10/2019).
Penulis: Nurhadi | Editor: Sudirman
TRIBUN-TIMUR.COM, MAMUJU - Kabar buruk pagi petani sawit di Sulawesi Barat.
Harga Tandan Buah Segar (TBS) bulan Oktober 2019 kembali turun.
Padahal, bulan sebelumnya September, sempat mengalami sedikit kenaikan.
Dorong Petani Ke Industri Pangan, Kementan Bentuk SP3T
Unimerz Buka Pendaftaran Prodi S1 Ilmu Gizi dan S1 Biomedis, Berpeluang Kerja Diluar Negeri
MUI Gandeng UIN Alauddin Gelar Pelatihan Kader Ulama
Penurunan harga tersebut berdasarkan hasil rapat tim penetapan di Hotel Berkah Mamuju, Sabtu (5/10/2019).
Kepala Dinas Perkebunan Sulbar Abdul Waris Bestari mengatakan, dari data yang dimasukan oleh perusahaan, penjualan CPO mengalami penurunan sehingga mempengaruhi menurunnya harga TBS bulan ini.
"Untuk bulan ini kita tetapkan harga sebesar Rp. 967.36 sen, dimana bulan lalu kita tetapkan Rp.1.001,24 sen artinya adanya penurunan 33,88 sen," kata Waris.
Abdul Waris menambahkan, pihaknya berharap harga CPO yang dijual oleh perusahaan pada periode Agustus mengalami peningkatan pada bulan September.
Sehingga bisa digunakan untuk penetapan harga pada bulan November.
"Kami harapkan teman-teman petani tetap bersabar, mudah-mudahan ke depan harga CPO naik,"ujarnya.
Abdul Waris menuturkan, pihaknya akan menggil dua perusahaan, PT Global, PT Alwana dan PT Triniti, untuk menanyakan mengapa pembelian yang dilakukan tidak sama yang ditetapkan tim termasuk data-datanya.
MUI Gandeng UIN Alauddin Gelar Pelatihan Kader Ulama
Diminta Appi, Ketua Save Our Soccer Maju Jadi Calon Komite Eksekutif PSSI
MUI Gandeng UIN Alauddin Gelar Pelatihan Kader Ulama
Untuk permasalahan infrastruktur, jalan petani sawit yang mulai rusak perlunya perbaikan, sehingga pihaknya akan mengupayakan untuk mencarikan solusi.
"Kita di provinsi maupun perkebunan di kabupaten beserta perusahaan akan melakukan koordinasi agar bisa diselesaikan persoalan jalan yang rusak," tambah Waris.
"Kemitraan akan kita bangun kembali agar bisa diselesaikan permasalahan yang terjadi dilapangan,"ucap Waris.
Sementara Ketua Apkasindo Sulbar Andi Kasruddin mengungkapkan. pihaknya mengimbau para pabrik untuk tidak menerapkan harga sawit yang tidak sesuai yang ditetapkan pemerintah.
"Jangan menetapkan yang tidak sesuai hasil kesepakatan dam tim TBS. Inilah yang membuat kita bingung melihat harga,"ungkap Andi Kasruddin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/rapat-penetapan-harga-tbs-dan-indeks-k-di-hotel-berkah.jpg)