Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Gubernur Sulsel Minta Permudah Sekolah Korban Kerusuhan Wamena di Kampung

"Kita sudah siapin, tentu itu tidak semuanya harus ditampung di Asrama Haji, pasti udah ada banyak keluarga yang jemput. Dan saya kira tidak ada perso

Penulis: Abdul Azis | Editor: Syamsul Bahri

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah berharap semua pengungsi yang datang dari Wamena, Papua ditangani dengan baik.

Selain penanganan medis, juga pendidikan anak-anak pengungsi Papua asal Sulawesi Selatan di kampung.

ACT Buka Posko Layanan Untuk Pengungsi Papua di Pelabuhan Soekarno-Hatta Makassar

BREAKING NEWS : Perahu Terbalik, Nelayan Bajoe Dilarikan ke Puskesmas

Palopo Raih Penghargaan Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) Award 2019

FOTO: Matahari Diskon Hingga 70 Persen di MaRI Makassar

Awalnya Baku Lihat Lalu Sama-sama Buang Ludah, Pria Ini Tusuk Tetangganya Depan Belakang

FOTO: Gubernur Sulsel Pantau Pengungsi Wamena saat Tiba di Lanud Sultan Hasanudddin

" Kita sudah siapin, tentu itu tidak semuanya harus ditampung di Asrama Haji, pasti udah ada banyak keluarga yang jemput. Dan saya kira tidak ada persoalan," katanya dalam rilis, Rabu (2/10/2019).

Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyambut pengungsi asal Wamena di Lanud Sultan Hasanuddin, Rabu (2/10/2019). Pengungsi tersebut tiba di Lanud Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Pesawat TNI AU jenis Hercules A-1305 tersebut mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin, sekitar pukul 13.15 Wita.
Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah menyambut pengungsi asal Wamena di Lanud Sultan Hasanuddin, Rabu (2/10/2019). Pengungsi tersebut tiba di Lanud Sultan Hasanuddin, Kecamatan Mandai, Kabupaten Maros. Pesawat TNI AU jenis Hercules A-1305 tersebut mendarat di Lanud Sultan Hasanuddin, sekitar pukul 13.15 Wita. (TRIBUN TIMUR/MUHAMMAD ABDIWAN)

Mantan Sekjen Apkasi Indonesia ini menjelaskan, pemprov selain berusaha kembalikan trauma, juga menghimbau agar dinas dan sekolah di daerah masing-masing pengungsi memberikan kemudahan bagi anak-anak sekolah, agar bisa melanjutkan sekolahnya.

"Kita akan bicarakan cepat mau pulang di kampung halaman, kita sudah siapkan sekolah-sekolah kepala-kepala dinas kita sudah koordinasikan semua berikan kemudahan pada pengungsi yang sekolah," ujarnya.

Warga antre mendapat bantuan makanan di posko pengungsian yang tersebar di Wamena.
Warga antre mendapat bantuan makanan di posko pengungsian yang tersebar di Wamena. (ANYONG)

Langkah lain yang dilakukan, Pemprov Sulsel saat ini dengan terus berkomunikasi dan koordinasi dengan Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKSS) yang ada di Provinsi Papua.

"Kita lagi data. Dan KKSS bekerja disana, jadi kita terus berkoordinasi dengan KKSS.  Saya kira tidak ada masalah, Pemerintah pasti hadir untuk mengurus warganya. Walikota (Makassar) hadir, BNPB hadir, Kadis Sosial hadir, Lanut (Pangkalan Udara ikut membantu," jelasnya.(*)

Mantan Gubernur Sulsel Zainal Basri Palaguna Meninggal Dunia, Ini Profil dan Kenangannya

 Innalillahi wa Inna Ilahi Rajiun. Masyarakat Sulawesi Selatan berduka, Rabu (2/10/2019).

Satu tokoh ternama di Sulawesi Selatan meninggal dunia.

Mantan Gubernur Sulawesi Selatan 1993-2003, Mayjen TNI (Purn) Zainal Basri Palaguna meninggal dunia.

Hal ini diketahui dari pesan jejaring WhatsApp yang beredar, Rabu sore.

Di sejumlah media, pemberitaan tentang berpulangnya mantan Pangdam VII/Wirabuana juga sudah beredar.

Almarhum Mayjen TNI (Purn) Zainal Basri Palaguna lahir di Kabupaten Enrekang, Sulawesi Selatan, 9 Maret 1939. Umur 80 Tahun.

Zainal Basri Palaguna adalah Gubernur Sulawesi Selatan tahun 1993 hingga tahun 2003. Ia dilantik sebagai Gubernur Sulawesi Selatan menggantikan Ahmad Amiruddin.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved