Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Sepekan Kerusuhan Wamena, Khaeril Sering Menangis Cari Ibunya

Rumah Syaiful dibakar massa di Wamena Papua, Senin (23/9/2019) pekan lalu.

Penulis: Ari Maryadi | Editor: Sudirman
ACT Sulsel
Syaiful Arifin (25) menggendong bayinya Khaeril (18 bulan) di rumah keluarganya di Kabupaten Takalar. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Syaiful Arifin (25) terus berupaya tegar. Peristiwa mencekam yang menimpa keluarganya kini sudah sepekan berlalu.

Rumah Syaiful dibakar massa di Wamena Papua, Senin (23/9/2019) pekan lalu.

Sementara istrinya, Risdayanti (24) tewas diamuk massa.

Syaiful perlahan mencoba mengikhlaskan kepergian istrinya.

Usung Kurikulum UK & USA, Giggles and Grins Tetap Tanamkan Nilai-Nilai Indonesia

Tim Gubernur Sulsel Desak OPD Pemprov Keroyok Issu Perempuan dan Anak

Anggaran Pilkada Majene 2020 Lebih Rendah dari Usulan KPU dan Bawaslu, Lihat Nominalnya

Akan tetapi, setiap kali melihat putranya, perasaan risau selalu datang.

Putra Syaiful, Khaeril yang masih berusia 18 bulan sering kali menangis dalam beberapa hari terakhir ini. Bahkan Khaeril selalu tak tenang dalam tidur.

"Menangis terus, dia cari mamanya. Apalagi kalau dia lihat foto mamanya, pasti menangis," kata Syaiful kepada Tribun Timur, Selasa (1/10/2019).

Demi mendiamkan putranya, Warga Takalar ini mesti menggendong-gendong putranya hingga berjam-jam.

Ia sering menggendong-gendong Khairil sembil jalan-jalan di kolong rumah.

Syaiful kadangkala rela tidak tidur semalaman.

Hal itu terpaksa ia lakukan apabila putranya menangis tengah malam.

"Saya biasa tidak tidur kalau tengah malam demi menggendong-gendong Khairil. Tiga jam saya gendong-gendong sampai diam," bebernya.

Perilaku Khaeril tentu saja sangat jauh berbeda ketika masih bersama ibunya. Ia tak sering menangis dalam pelakukan sang ibu.

"Waktu sama ibunya tidak sering menangis. Sangat jarang menangis," bebernya.

Anggaran Pilkada Majene 2020 Lebih Rendah dari Usulan KPU dan Bawaslu, Lihat Nominalnya

Dikenakan Denda Lantaran Tak Kunjung Ujian, Mahasiswa Pancasakti Serbu Rektorat

Jadwal Pelantikan Pimpinan Defenitif DPRD Wajo Diundur, Apa Penyebabnya?

Syaiful kini telah kembali ke kampung halamannya, Desa Bontolanra Kec Galesong Utara, Kabupaten Takalar, sejak Kamis (26/9/2019).

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved