Gaji Guru Kontrak Belum Dibayar, DPRD Mamasa Warning Disdikbud

Juru bicara Fraksi Persatuan Pembangunan Indonesia Raya, Reskianto Taula'bi Kia mengatakan, pihaknya mendapat laporan terkait

semuel/tribunmamasa.com
Anggota DPRD Mamasa, Reskianto Taula'bi Kia 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Sejumlah tenaga guru kontrak di Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat tidak dibayarkan gajinya.

Akibatnya DPRD Mamasa Fraksi Persatuan Pembangunan Indonesia Raya angkat bicara.

Juru bicara Fraksi Persatuan Pembangunan Indonesia Raya, Reskianto Taula'bi Kia mengatakan, pihaknya mendapat laporan terkait sejumlah tenaga kontrak yang tidak dibayarkan gajinya.

Baca: VIDEO: PHI Siap Gelar PHF 2019 Banyak Promo Menarik, Catat Tanggalnya

Ia menyebutkan, sejumlah tenga kontrak yang jumlahnya belum diketahui, tidak dibayarkan jaza pengabdiannya, meskipun SK selaku tenaga pengajar sudah diterima.

Menurutnya, hal itu bertentangan dengan visi dan misi bupati dan wakil bupati.

Di samping laporan tersebut lanjut dia, banyak sekolah dasar yang mengeluhkan kurangnya tenaga pendidik, yang seharusnya menjadi perhatian khusus dinas penidikan dan kebudayaan (Disdikbud).

Baca: Anak Korban 40 Ribu Jiwa Desak Pemerintah Belanda Percepat Dana Ganti Rugi

Selain itu, Reski juga meminta instansi terkait untuk mengevaluasi dan memonitoring terhadap penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS).

Hal itu guna pemenuhan rasio guru dan murid yang seharusnya difokuskan kembali.

Demikian disampaikan Reskianto pada paripurna DPRD Mamasa, Senin (30/9/2019).

Merespon hal itu, Kepala Disdikbud Mamasa, Muh Syukur membenarkan jika masiha ada guru kontrak yang belum dibayarkan gajinya.

Baca: Persib Bandung Akui Sulit Juarai Liga 1 2019, Ini Target Baru Robert Alberts: Bobotoh Ragu

Halaman
1234
Penulis: Semuel Mesakaraeng
Editor: Imam Wahyudi
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved