Dua Legislator Terpilih DPRD Sulsel Tidak Dilantik, Ini Namanya
Dua Legislator Terpilih DPRD Sulsel Tidak Dilantik, Ini Namanya. Mereka tidak ikut dalam pelantikan dan pengambilan sumpah
Penulis: Hasan Basri | Editor: Suryana Anas
Dua Legislator Terpilih DPRD Sulsel Tidak Dilantik, Ini Namanya
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR -- Dua legislator terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu tidak ikut dalam pelantikan dan pengambilan sumpah dan bersama 83 anggota Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD) Sulsel periode 2019 - 2024.
Pengambilan sumpah berlangsung di ruang Paripurna gedung DPRD Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukkang, Makassar, Selasa (24/09/2019), yang dipimpin ketua Pengadilan Tinggi Makassar.
Berdasarkan informasi yang didengar Tribun dalam Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri yang dibacakan Sekretaris DPRD Sulsel M Jabir, ada dua nama legislator tidak terpilih.
Kedua legislator tersebut yakni Novianus YL Patanduk dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Misriyani Ilyas dari Partai Gerindra.
Pada pemilu legislatif (pileg) 17 April 2019 lalu, Novianus dan Misriani berjuang melalui daerah pemilihan (dapil) Sulsel 2 atau Makassar B.
Daerah pemilihan itu mencakup Kecamatan Panakkukang, Manggala, Tamalanrea, dan Biringkanaya.
Sekedar diketahui kedua legislator DPRD Sulsel tidak ikut dilantik karena tengah bersoal dengan partai.
Novianus diketahui dipecat dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) jelang pelantikan dirinya sebagai Anggota DPRD.
Beberapa hari lalu ia hadir dalam acara gladi bersih pelantikan di ruang paripurna DPRD Sulsel.
"Saya sangat besyukur karena masih diberikan kesepampatan untuk bisa menghadiri undangan gladi bersih,"
kata Novianus kepada wartawan di gedung DPRD Sulsel.
"Saya berharap partai PDIP tetap memberikan saya ruang dan waktu agar bisa menjalamakna amana yang diberikan oleh rakyat kepada saya," lanjut kader PDIP tersebut.
Dia berharap sebagai kader partai besutan Megawati Soekarno Putri mengharapkan agar pimpinan partai baik di Sulsel maupun di DPP untuk menyikapi hal ini sesuai dengan aturan.
"Saya berharap ibu ketua umum dan jajaran pusat untuk bisa melihat dan mempertimbangkam kembali sk pemberhentia saya," ujarnya.
Mengenai masalah dana saksi yang dipersoalkan pengurus PDIP, Novianus mengaku tidak membayar sesuai dengan waktu yang telah ditentukan.
"Kita di PDIP namanya dana gotong royo itu kami tidak membayar sesuai waktu yang telah ditentukka. Memang secara logika bahwa pembayaran dana gotong royong tidak sesuai batas waktu ditentukan," ujarnya.
Novianus baru melalukan pembayaran dana gotong royong setelah proses pemilihan. Namun saat itu ditolak dengan alasan sudah terlambat.
"Saat itu saya fokus bagaimana dapat meraih suara. Setelah pemilihan baru saya mencoba mencari dana ke teman teman dan ada dan terkumpul sedikit untuk saya bjsa berikan. Namun pada saat itu partai bilang lambat," ujarnya.
Adapun dana gotong royong yang harus dibayar kata dia senilai Rp 20 juta. "Inilah saya harapkan bahwa bagaimana kebijakan bisa ditinjau lagi," harapnya.
Novianus menceritakan pada pemilu lalu dengan modal yang pas pasan. Dana dimiliki untuk maju pilkada hanya sekitar Rp 30 sampai Rp 35. "Modal saya betul betul hanya datang ke rumah rumah,"tuturnya
Dia menyampaikan dirinya belum punya rencana melakukan perlawanan atau mengambil jalur hukum atas pemecatan dirinya. Dia lebih memilih mengambil persuasif dan berharap pengurus Partai kembali mempertimbangkan SK pemberhentian tersebut.
Nama Novianus Tidak Disebut dalam SK
Rapat Paripurna dengan agenda pelantikan dan pengambilan sumpah atau janji nggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan yang terpilih pada pemilihan legislatif (pileg) 2019.
Pada pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD Sulsel periode 2019 - 2024 digelar di ruang paripurna hanya 83 orang anggota dewan.
Dua nama lainnya tidak disebut dalam Surat Keputusan (SK) Kementerian Dalam Negeri yang dibacakan oleh Sekretaris DPRD Sulsel M Jabir.
Pengambilan sumpah dan janji dipimpin langsung Ketua Pengadilan Tinggi Makassar.
Hadir dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Kapolda Sulsel, Kejaksaan Tinggi Sulselbar, dan beberapa pejabat dan petinggi lainnya.
Serta hadir juga beberapa anggota DPR RI terpilih dan beberap politisi. Hadir juga mantan Wali Kota Makassar ilham Arif Sirajuddin.
Hingga berita ini ditulis, M Roem masih menyampaikan beberapa laporan dan hasil kinerja selama lima tahun terakhir bagi anggota dewan.
Di hadapan tetamu udangan dan para anggota DPRD terpilih menyampaikan permohonan maaf.
M Roem juga menyampaikan berupa pesan . Isi pesanya adalah kekuasaan itu selalu menjadi anugerah dan menjadi ujian terberat yang diberikan oleh Allah lepada kami.
Saat kamu mengembangjan amanag yang baik akan ditinggikan derajatmu. Sehingga jika kau lalai, kamu akan direndahkan.
Ketua DPRD Sulsel M Roem Sampai Pesan
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan yang terpilih pada pemilihan legislatif (pileg) 2019 menjalani pelantikan dan sumpah jabatan sebagai anggota DPRD Sulsel.
Pelantikan dan pengambilan sumpah anggota DPRD periode 2019 - 2024 digelar di ruang paripurna dibuka langsung ketua DPRD Sulsel periode 2014 - 2019 M Roem.
Hadir dalam pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan ini Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, Wakil Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
Baca: Pimpinan Definitif DPRD Bulukumba Diumumkan Hari Ini
Baca: Danny Pomanto Mengaku Tak Ingin Borong Parpol di Pilwali Makassar
Baca: Jelang Pelantikan Anggota DPRD Sulsel, Brimob dan Mobil Anti Huru-Hara Mulai Disiagakan
Ketua Pengadilan Tinggi Makassar, Kapolda Sulsel, Kejaksaan Tinggi Sulselbar, dan beberapa pejabat dan petinggi lainnya.
Serta hadir juga beberapa anggota DPR RI terpilih dan beberap politisi. Hadir juga mantan Wali Kota Makassar ilham Arif Sirajuddin.
Hingga berita ini ditulis, M Roem masih menyampaikan beberapa laporan dan hasil kinerja selama lima tahun terakhir bagi anggota dewan.
Di hadapan tetamu udangan dan para anggota DPRD terpilih menyampaikan permohonan maaf.
M Roem juga menyampaikan berupa pesan . Isi pesanya adalah kekuasaan itu selalu menjadi anugerah dan menjadi ujian terberat yang diberikan oleh Allah lepada kami.
Saat kamu mengembangjan amanag yang baik akan ditinggikan derajatmu. Sehingga jika kau lalai, kamu akan direndahkan.
Brimob dan Mobil Anti Huru-Hara Mulai Disiagakan
Puluhan personil Brimob Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Selatan mulai disiagakan di Gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan.
Pengerahan personil untuk mengawal jalannya pelantikan 85 anggota DPRD terpilih pada pemilihan legislatif (Pileg) 2019 lalu.
Pelantikan akan dilaksanakan di ruang Paripurna lantai III gedung DPRD Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukang, Makassar.
Baca: Mau Daftar di Nasdem Sebagai Calon Wali Kota Makassar? Tanpa Mahar, Namun Beri Syarat Ini
Baca: Karangan Bunga Banjiri Pelantikan 85 Anggota DPRD Sulsel
Baca: Kapolda Sulsel Irjen Pol Mas Guntur Akan Bentuk Pojok Baca
Pantauan Tribun personil Brimob terlihat berkumpul di belakang gedung DPRD dengan seragam dinasnya lengkap dengan senjata laras panjang.
Sementara di depan halaman dan samping gedung juga nampak puluhan personil dari satuan Sabhara Jajaran Polda Sulsel. Tepat di depan pintu ada mobil anti huru hara.
Sebelumnya Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sulsel Kombespol Dicky Sondany pengamanan pelantikan akan diperketat. Total personil dikerahkan sekitar 600 orang.
"Ada sekitar 600 personil gabungan kita turunkan untuk pengamanan pelantikan," kata Kombes Pol Dicky Sondany kepada Tribun.
Perwira tiga bunga ini mengatakan ratusan personil tersebut merupakan gabungan dari berbagai satuan. Mulai dari personil Brimob, Sabhara, Intel, dan Polisi Satuan Lalulintas.
"Termasuk juga personil penjinak bom akan kita siagakan disana. Tujuanya untuk menjaga kelancaran jalanya pelantikan," tegasnya.
Selain personil, pihak pengamanan juga akan menyiagakan sejumlah kendaraan anti huru hara dan pengurai massa.
Pengamanan ketat dilakukan tidak lain juga karena adanya rencana aksi unjuk rasa yang berlangsung Selasa hari ini.
Karangan Bunga Banjiri Pelantikan 85 Anggota DPRD Sulsel
Karangan bunga ucapan selamat membanjiri halaman gedung Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan.
Karangan bunga ucapan selamat atas pelantikan 85 anggota DPRD Sulsel terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) 2019 lalu, Selasa (24/09/2019), hari ini.
karangan bunga ini berasal dari berbagai instansi, perusahaan ataupun perseorangan yang ditujukan kepada anggota DPRD Sulsel terpilih.
Baca: Arti Trending Tagar #GejayanBergerak, Di Makassar Muncul Tagar #UnhasTerpanggil Said Didu Dimention
Baca: Selasa Dini Hari, Mahasiswa Makassar Aksi Bakar Lilin di Pertigaan Pettarani-Alauddin
Baca: 9 Bakal Calon Wali Kota Makassar Daftar di Nasdem, 11 di Golkar
Sebagai contoh karangan bunga ucapan selamat datang dari relawan Rudal se Kota Makassar yang diberikan kepada A Debbie Purnama.
Kemudian ada juga karangan bunga dari Bupati Kepulauan Selayar Musli Basli Ali yang diberikan kepada anggota DPRD Sulsel.
Pelantikan akan digelar di ruang Paripurna Gedung DPRD Sulsel Jl Urip Sumoharjo, Kecamatan Panakukkang, Kota Makassar lantai III.
Dari pantauan Tribun satu persatu anggota DPRD periode 2019-2024 yang akan menjalani pelantikan mulai tiba di gedung DPRD bersama dengan sanak keluarganya.
Setelah itu mereka lansung menuju ruang pelantikan di lantai III. Di halaman DPRD sendiri nampak ramai tetamu undangan beserta sanak keluarga dari para anggota dprd terpilih.
Sekwan Belum Terima SK Penetapan 85 Anggota DPRD Sulsel
85 caleg terpilih Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulawesi Selatan akan dilantik Selasa (24/09/2019) pagi.
Namun hingga pukul 23.00 Wita, Senin (23/9/19), Surat Keputusan (SK) penetapan legislator periode 2019-2024 tersebut, belum diterima Sekretaris DPRD Sulsel.
"Masih kami tunggu (SK)," kata Sekwan DPRD Makassar, M Jabir, kepada Tribun melalui pesan WhatsApp.
Baca: Anggota DPRD Sulsel, Kopel Sebut 59% Pendatang Baru Didominasi Anak Bupati dan Kerabat Pejabat
Kendati demikian, Jabir memastikan pelantikan tetap akan dilaksanakan sesuai jadwal
Karena informasinya, SK tersebut sudah ada ditangan Kepala Biro Pemerintahan Pemprov Sulsel.
"Insya Allah pelantikan tetap tanggal 24 September. Kendalanya SK belum dikirim," tuturnya.
Baca: Pastikan Aman, 600 Personel Bakal Kawal Pelantikan 85 Anggota DPRD Sulsel
Pelantikan akan mendapat pengawalan ketat dari pihak kepolisian.
Menurut Kepala Bidang Humas Kepolisian Daerah Sulsel. Kombes Dicky Sondany pengamanan pelantikan akan diperketat.
Total personil dikerahkan sekitar 600 orang.
Baca: Besok, Mahasiswa Makassar Bakal Duduki Gedung DPRD Sulsel
"Ada sekitar 600 personil gabungan kita turunkan untuk pengamanan pelantikan," kata Kombes Pol Dicky Sondany kepada Tribun.
Perwira tiga bunga ini mengatakan ratusan personil tersebut merupakan gabungan dari berbagai satuan.
Mulai dari personil Brimob, Sabhara, Intel, dan Polisi Satuan Lalulintas.
Baca: Dua Hari Lagi Dilantik, 85 Caleg Terpilih DPRD Sulsel Belum Punya SK
"Termasuk juga personil penjinak bom akan kita siagakan disana. Tujuanya untuk menjaga kelancaran jalannya pelantikan," tegasnya.
Selain personil, pihak pengamanan juga akan menyiagakan sejumlah kendaraan anti huru hara dan pengurai massa.
Sebab, pada saat pelantikan, ribuan masyarakat akan unjuk rasa di DPRD Sulsel menolak RUU KUHP.
Baca: Kronologi Bos Narkoba Ditembak Mati depan Istri, Sempat Kejar-kejaran Polisi Mobil Terjun ke Parit
Baca: Syahrul Yasin Limpo Calon Mertua Eks Kapolrestabes Kombes Irwan Anwar, Andi Tenri Natassa Dilamar
Baca: Hasil Liga Inggris - Liverpool Atasi Chelsea, Arsenal Dramatis 10 Pemain. Lihat Video Cuplikan Gol!
Baca: Mulai Hari Ini, Urus Baru dan Perpanjang SIM Pemohon Sudah Dapat Smart SIM
Baca: Tak Lazim, Mobil VW Beetle Ini Jadi Perhatian Tamu Hotel Grand Candi di Semarang
Baca: Suami Baru 5 Hari Meninggal, Wanita Ini Sudah Undang Lelaki Lain ke Rumahnya, Digerebek Deh!
Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Baca: Empat Kuliner Kekinian di Makassar dan Tempat Pemesanannya, Rugi Kalau tidak Mencobanya
Baca: PT Antam Tbk Cari Lulusan S1, Ini Cara Daftar
Baca: VIDEO: Di New York, Menkes Sebut Perhatian Dunia Sangat Besar Terhadap Isu Kesehatan Indonesia
Baca: Ikuti Agenda Padat Sidang Umum PBB, Begini Cara JK Jaga Kebugaran
Baca: Rekap Hasil Final China Open 2019 - The Minions Juara, Anthony Ginting?
Baca: Simak 7 Seri SUN yang Bakal Dilelang 24 September 2019, Diprediksi Ra
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/pelantikan-dan-pengambilan-sumpah-dan-bersama-83.jpg)