Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

52 Komunitas di Bone Ikut Sukseskan Gerakan WCD

Gerakan yang dilakukan ini merupakan aksi bersih-bersih sampah oleh para relawan, maupun komunitas yang ada di Kabupaten Bone.

Penulis: Justang Muhammad | Editor: Sudirman
zoom-inlihat foto 52 Komunitas di Bone Ikut Sukseskan Gerakan WCD
Syawal
Gerakan World Clean Up Day di Kabupaten Bone, Sabtu (21/9/2019).

TRIBUNBONE.COM, WATAMPONE- Gerakan World Clean Up Day tahun (WCD) 2019, memiliki keistimewaan tersendiri bagi Kabupaten Bone.

Pasalnya, kegiatan ini baru pertama kali dilaksanakan.

Gerakan yang dilakukan ini merupakan aksi bersih-bersih sampah oleh para relawan, maupun komunitas yang ada di Kabupaten Bone.

Bayar Tanda Jadi, Sudah Dianggap Beli Rumah Hanya di Kupa Royal

Hamil 6 Bulan, Karyawan Swasta di Makassar Kena Peluru Nyasar Saat Tertidur di Kamar

Kupa Royal Tawarkan Promo Pameran Property & Building Material Expo 2019

Ada 52 komunitas, dan 7 instansi pendidikan ikut berpartisipasi dalam menyukseskan kegiatan bersih-bersih, World Cleanup Day (WCD).

Kegiatan WCD dipusatkan di Pusat Pelelangan Ikan (PPI) Lonrae, Kecamatan Tanete Riattang Timur, Sabtu (21/9/2019).

Ketua panitia pelaksana Muh Syawal mengatakan, gerakan peduli sampah ini melibatkan seluruh elemen, baik dari TNI-Polri, sekolah, komunitas dan masyarakat umum.

Seperti Kabupaten lainnya, sangat merespon dengan adanya kegiatan WCD, yang dilakukan serentak di 157 negara.

"Seharusnya pemerintah setempat lebih peduli dengan aksi-aksi seperti ini, dikarenakan untuk kebersihan bersama masyarakat Kabupaten Bone," tambah Muh Syawal.

Selain itu, bisa juga lebih peduli terhadap kebersihan lingkungan, dan stop menggunakan plastik sekali pakai.

Apalagi kegiatan ini merupakan bagian dari persiapan untuk mengulangi kesuksesan Indonesia pada pelaksanaan Aksi Clean up terbesar di dunia.

Sementara masalah sampah membutuhkan semua partisipasi masyarakat.

"Masalah sampah plastik bukan hanya menjadi problema di Bone dan Indonesia. Melihat perkembangan masalah sampah plastik, sudah seharusnya mempercepat perbaikan sistem pengelolaannya dan juga pencegahannya," kata Muh Syawal.

Sharp Ajak Nicky Tirta Sapa Konsumen Setianya di Makassar

Rumah Laundry Ponpes Ummul Makassar Terbakar, Santri Diminta Mencuci Sendiri

Bendung Lekopancing Mengering, Suplai Air ke Makassar dan Maros Terganggu

"Kami berharap semoga semakin hari pengelolaan sampah di daerah semakin baik, dan kesadaran masyarakat terhadap sampahnya sendiri semakin meningkat," tambahnya.

Diketahui, pada tahun ini, gerakan WCD hadir kembali diseluruh dunia.

Di Indonesia kegiatan WCD ditargetkan melibatkan 13 juta relawan di seluruh Indonesia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved