Hamil 6 Bulan, Karyawan Swasta di Makassar Kena Peluru Nyasar Saat Tertidur di Kamar
Peristiwa itu dialami Aini saat ia sedang tertidur di kamar lantai dua rumahnya, pada Jumat (20/9/2019) pukul 03.00 dini hari.
Penulis: Muslimin Emba | Editor: Ansar
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Aini Aristantia (28) warga Lorong Susan, Jl Veteran Selatan, Kecamatan Mamajang, Makassar, terserempet peluru nyasar.
Peristiwa itu dialami Aini saat ia sedang tertidur di kamar lantai dua rumahnya, pada Jumat (20/9/2019) pukul 03.00 dini hari.
Dan, dilaporkan ke Polsek Mamajang, oleh pihak keluarganya, pada Sabtu (21/9/2019) siang tadi.
Ibu Aini, Kurnia (51) mengungkapkan, putrinya yang sedang hamil enam bulan itu awalnya dikagetkan dengan suara ledakan.
Aini yang tertidur pulas pun terbangun. Ia hanya mengira lampu bohlam yang meledak.
Kupa Royal Tawarkan Promo Pameran Property & Building Material Expo 2019
50 Anggota Majelis Taklim Bawalipu Luwu Timur Dapat Seragam gratis
Pelatih Semen Padang Sudah Analisas Permainan PSM, Matikan Pluim
Namun, setelah dicek, ternyata bohlam yang terpasang di atap kamarnya masih utuh dan menyala.
"Awalnya ada suara kaya lampu meledak, setelah dia (Aini) cek di ternyata lampunya menyala. Tidak lama dia lihatmi atap di kamar itu sudah bocor," kata Kurni menceritakan kronologi yang dialami putrinya.
Aini yang terbangun dari tidurnya pun bergegas ke toilet. Saat di toilet, ia mendapati panggulnya tergores dan melepuh seperti terkena panas api.
"Waktu ke kamar mandi dia (Aini) baru natahu bilang terserempetki pinggulnya, tergores tapi kayak melepuh juga," ujar kata Kurni yang juga dibenarkan oleh kakak Aini, Ainun (29).
Setelah melihat atap dalam kamar rumah bocor dan merasakan sakit terserempet peluru, Aini pun kembali ke kamarnya.
Ia (Aini) lantas menemukan proyektil peluru berwarna tembaga di dalam kamarnya.
Aini pun bercerita ke ibunya (Kurnia) terkair kejadian itu. Sang ibu (Kurnia) yang khawatir persoalan itu meluas, melarang Aini untuk menceritakannya ke siapa-siapa.
Namun, Aini yang kandungngannya akan memasuki usia tujuh bulan dibuat was-was atas peristiwa itu.
"Awalnya saya larangji bilang jangan cerita-cerita apalagi melapor. Tapi tadi natelponki bosnya, dia (Aini) bilang kayaknya tidak masuk kantorka ini hari, karena lain-lain kurasa ada peluru di dalam kamar," ungkap Kurni.
Kupa Royal Tawarkan Promo Pameran Property & Building Material Expo 2019
50 Anggota Majelis Taklim Bawalipu Luwu Timur Dapat Seragam gratis
Pelatih Semen Padang Sudah Analisas Permainan PSM, Matikan Pluim
Mendengar perngakuan karyawannya (Aini), sang bos pun menyarangkan Aini untuk melaporkan kejadian itu ke polisi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/ainun-29-kakak-aini-aristantia-28.jpg)