70 Kg Sampah Plastik Diangkat dari Sungai Bulu Bone
Relawan Literasea bersama warga Desa Kading, Bone, Sulsel menggelar aksi bersih Sungai Bulu.
Penulis: Wahdaniar | Editor: Sukmawati Ibrahim
Ringkasan Berita:
- Relawan Literasea bersama warga Desa Kading, Kecamatan Awangpone, Bone, Sulsel menggelar aksi bersih Sungai Bulu, Minggu (25/1/2026).
- Dalam kegiatan perdana tersebut, sekitar 70 kilogram sampah plastik berhasil dikumpulkan.
- Aksi ini bertujuan mencegah sampah plastik mencemari Teluk Bone dan mengancam ekosistem laut.
TRIBUN-TIMUR.COM, BONE - Gerakan masyarakat peduli lingkungan Literasea menggelar aksi bersih sungai perdana di Sungai Bulu, Desa Kading, Kecamatan Awangpone, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan, Minggu (25/1/2026).
Desa Kading berjarak 20-25 Kilometer ke Kota Watampone.
Watampone adalah ibu kota Kabupaten Bone.
Jarak Bone ke Makassar sekitar sekitar 170-175 kilometer, tergantung rute.
Kabupaten Bone berada di bagian timur Sulawesi Selatan.
Kota Beradat ini berbatasan Kabupaten Wajo di sebelah utara, Soppeng Maros di Barat, Sinjai di selatan. Bone berada di sebelah timur teluk Bone.
Dalam kegiatan tersebut, relawan Literasea bersama warga setempat berhasil mengangkat sekitar 70 kilogram sampah plastik yang dikumpulkan dalam lima karung besar.
Sejak pagi hari, warga terlihat bahu membahu membersihkan sampah yang mengendap di aliran sungai.
Dengan menggunakan lima perahu, relawan dan masyarakat menyusuri sungai untuk mengumpulkan sampah plastik menggunakan peralatan sederhana dan karung yang telah disiapkan.
Kepala Desa Kading, Andi Tuty Suryani, mengapresiasi aksi tersebut dan mendukung penuh keterlibatan warga dalam kegiatan bersih sungai.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini karena Sungai Bulu adalah bagian dari kehidupan masyarakat. Kalau sungainya bersih, dampaknya langsung terasa bagi warga dan nelayan,” ujarnya di sela kegiatan.
Pendiri Literasea, Bakti Munir, mengatakan aksi ini merupakan bagian dari program Bersih Sungai yang bertujuan mencegah sampah plastik mengalir ke laut dan mencemari Teluk Bone.
“Setiap hari, ratusan kilogram sampah plastik masuk ke laut melalui sungai-sungai yang bermuara di Teluk Bone. Hari ini kami memulai aksi nyata dari Sungai Bulu agar pencemaran ini tidak terus merusak ekosistem dan mengancam biota laut,” kata Bakti.
Menurut Bakti, dampak sampah plastik sangat dirasakan oleh masyarakat pesisir, terutama nelayan.
Pencemaran tersebut mengganggu habitat ikan dan menyulitkan nelayan mendapatkan hasil tangkapan.
Meaningful
| 1.000 Peserta Ikuti PHRI Fun Run 2026 di Jalan AP Pettarani |
|
|---|
| Cerita Achmad Kadim, Anggota Mapala 45 Makasar Evakuasi Black Box ATR 42-500 dari Pohon Tepi Jurang |
|
|---|
| Adu Taktik Pelatih Eropa Duel PSM Makassar vs Persijap, Trucha Pernah Bantai Klub Divaldo Alves |
|
|---|
| Daftar Terbaru Ketua Parpol Sulsel, Siapa Terkuat Menuju Pemilu 2029? |
|
|---|
| Skuad PSM Makassar Lebih Glamor Dibanding Persijap Jepara, Trucha Ingin Menang di Markas Lawan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/2026-25-januari-bersih-sungai.jpg)