Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Presiden PKS Harap Penjaringan Calon Kepala Daerah se-Sulsel Dipercepat

Menurut Sohibul usulan nama bakal calon kepala daerah yang dijaring harus masuk ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) mulai November 2019

Tayang:
Penulis: Hasan Basri | Editor: Imam Wahyudi
hasan/tribun-timur.com
Press Conference Pembekalan anggota DPRD terpilih PKS se-Sulsel di Hotel Claro, Makassar 

TRIBUN–TIMUR.COM, MAKASSAR - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Moh Sohibul Iman mengintruksikan seluruh pengurus wilayah yang menyelenggarakan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak 2020 mendatang, segera membuka penjaringan calon Kepala Daerah, termasuk di Sulawesi Selatan.

Menurut Sohibul usulan nama bakal calon kepala daerah yang dijaring harus masuk ke Dewan Pengurus Pusat (DPP) mulai November 2019 mendatang untuk diseleksi . Musababnya, tahapan pendaftaran sudah dimulai April 2020 mendatang.

Baca: Pimpinan Aliran Tajul Al Khalwatiyah Digeledah Polisi di Gowa

"Terkait Pilkada kami mengintruksikan segera mengusulkan nama nama, karena bulan April sudah harus masuk tahap pendaftaran," kata Sohibul di sela sela pembekalan anggotan DPRD terpilih di Hotel Claro, Makassar, Kamis (15/09/2019).

Sohibul meminta dipercepat karena banyak daerah yang menyelenggarakan pilkada. Jika telat, dia khawatir DPP akan kesulitan menangani sekitar 270 Kabupaten/Kota menyelenggarakan Pilkada serentak 23 September mendatang .

"Bulan November harus sudah masuk usulan, supaya bisa menyicil," ujarnya.

Baca: PSM Bertandang ke Markas Badak Lampung, Ezra Walian Explore Makassar Bareng Kekasih

Sohibul juga menyampaikan mekanisme penjaringan calon Kepala Daerah sama seperti yang disampaikan oleh Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPW Sulsel. Kandidat yang ingin mengendarai tidak boleh potong kompas. Kandidat yang ingin mendaftar tetap melalui daerah masing masing.

"Proses penjaringan Buttom Up (Bawa ke Atas), dari DPD (Dewan Pengurus Daerah) baru ke DPW ( Dewan Pengurus Wilayah )," sebutnya.

Baca: Badak Lampung Vs PSM Makassar, Reva Adi dan Kurniawan Karman Dengan Mantan Klub

Daerah yang akan menggelar Pilkada Serentak 23 September 2020, yakni Pangkep, Barru, Gowa, Maros, Soppeng, Luwu Timur, Luwu Utara, Bulukumba, Tana Toraja, dan Selayar, Makassar, Toraja Utara, dan Tana Toraja.

157 Anggota DPRD Terpilih PKS di Sulsel Ikut 'Sekolah' di Claro

 Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan, menggelar pembekalan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terpilih pada Pemilihan Legislatif (Pileg) lalu.

Sebanyak 157 anggota DPRD periode 2019-2024 digembleng di Hotel Claro Jl AP Pettarani, Kota Makassar.

Kegiatan ini digelar selama dua hari mulai 15 - 16 September 2019.

Kronologi dan Penyebab Kecelakaan Tunggal Mobil Suzuki APV Tol Jagorawi, Jumlah korban

Liga 3 Sulsel Dihelat Besok, Palopo Belum Pasti Jadi Tuan Rumah

Lomba Mewarnai hingga Dekorasi Cup Cake Ibu dan Anak Meriahkan Pojok Kuliner

Pembekalan kader terpilih menghadirkan Presiden PKS Moh. Sahibul Iman, Wakil Ketua Majelis Syuro Hidayat Nur Wahid, dan Ketua Wilayah Daerah Sulawesi KH. Aus Hidayat Nur.

Presiden PKS Moh Sahibur Iman mengatakan, acara pembekalan merupakan kegiatan rutin setiap usai pemilu bagi mereka yang terpilih.

"Ini berlangsung secara nasional, tetapi berjenjang. Pertama DPR RI dan DPRD Provinsi, Kedua ditingkat Kabupaten Kota seperti saat ini," sebutnya dalam Conferensi Pers di Hotel Claro.

Menurutnya, ini adalah pembekalan memadai bagi alat kelengkapan dewan khusus kader PKS yang baru.

Sementara bagi yang sudah terpilih untuk kedua kalinya, tinggal pemantapan.

Kondisi Terkini Omid Nazari Usai Mendapat 9 Jahitan Akibat Bus Persib Bandung Dilempar Batu

Kunker ke Toraja, Kadis Pendidikan Sulsel Apresiasi Pengelolaan Taman di SMKN 1 Toraja

Live Streaming Persija Jakarta vs PSIS Semarang di Indosiar, Tamu On Fire Pelatih The Jack Terancam

Adapun materi pembekalan bagi kader terpilih yaitu, terkait tupoksi anggota legislatif.

Mereka harus memahami tupoksinya sehingga bisa menjalankan tugasnya dengan baik.

Selain itu, memberika pemahaman kepada mereka tentang visi dan misi partai berlambang bulan sabit dan padi tersebut.

Sehingga bisa dijadikan pegangan nantinya setelah duduk di kursi parlemen.

"Mereka juga dibekali pemahaman tentang ketatanegaraan dan wawasan kebangsaan;" sebutnya

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Pilkada Sulsel 2020, PKS Buka Penjaringan Awal Oktober

Dewan Pengurus Wilayah (DPW) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Sulawesi Selatan segera membuka penjaringan calon kepala daerah (Cakada) pada Pilkada 2020 mendatang.

"Secara struktur kan DPP sudah membentuk namanya TPP (Tim Penjaringan Pusat . Kemudian di wilayah ada namanya TP Wilayah dan tim penjaringan daerah. Jadi muaranya di TPP," kata Ketua Bappilu DPW PKS Sulsel Sri Rahmi.

Adapun mekanisme penjaringan, calon kepala daerah yang ingin mengendarai partai berlambang padi dan bulan sabit, tetap mendaftar di DPD masing masing daerah.

Tunggu Bupati dan Wabup, PDIP Luwu Utara Undur Batas Pengembalian Formulir

2 Pemain Bintang Persib Tak Diboyong ke Markas PS Tira Persikabo, Robert: Mental Febri Sedang Buruk

Tolak Kenaikan Tarif BPJS, Mahasiswa Hambur Batu di Jl Sultan Alauddin

Nama nama di DPD yang dijaring kemudian diserahkan kepada DPW untuk diteruskan ke DPP. Kandidat yang diusul minimal dua nama dengan melampirkan alasan penguatan yakni hasil surveinya.

"Itu kemudian yang menjadi pertimbangan untuk diputuskan dan ditetapkan DPP, siapa yang kandidat yang diberikan rekomendasi," ujarnya.

Sri mengatakan saat ini telah memberikan rekomendasi kepada 12 daerah yang berpilkada untuk membuka penjaringan dan pendaftaran secara umum awal Oktober 2019.

"Bagi kandidat yang ingin maju silakan silakan daftar daerah masing-masing di DPD sekretariat DPD PKS masing-masing," sebutnya.

Bila ada kandidat mendaftar kata dia tidak akan diterima dan dipastikan dikembalikan ke DPD masing masing daerah.

Adapun untuk persiapan Pilkada, PKS tetap akan mempersiapkan kader untuk bertarung di Pilkada serentak 2020 mendatang. PKS memberikan ruang seluas luasnya bagi kader yang ingin maju.

Tunggu Bupati dan Wabup, PDIP Luwu Utara Undur Batas Pengembalian Formulir

2 Pemain Bintang Persib Tak Diboyong ke Markas PS Tira Persikabo, Robert: Mental Febri Sedang Buruk

Tolak Kenaikan Tarif BPJS, Mahasiswa Hambur Batu di Jl Sultan Alauddin

"Kita juga punya kursi. Sayang dong kalau misalnya kursi itu tidak dimaksimalkan untuk mengusung kader," ujarnya.

Seperti di Kota Makassar memiliki 5 kursi, Gowa 3 kursi, Selayar 2 kursi, Bulukumba 3 kursi, Maros 2 kursi, dan Luwu Utara 2 kursi.

"Itu yang sementara menjadi prioritas menjadi prioritas. Jadi ini kursi yang ada kursinya PKS kita maksimalkan bisa ada kader diusung," ujarnya.

Beberapa nama berpeluang untuk maju bertarung, seperti Ketua DPW PKS Sulsel Surya Darma. Ketua DPD PKS Makassar Anwar Faruq, dan Yeni Rahman.

Saat ditanya apakah dirinya akan maju, Sri mengatakan menunggu keputusan DPP.

"Pada prinsipnya begini,kalau kader PKS yang asli yang asli ya, kalau ada perintah dari struktur dari DPP dari partai. Itu akan dilaksanakan," tegasnya. (*)

angganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved