Breaking News:

Pakai Topeng Baharuddin Lopa, AJI Kota Mandar Tolak Revisi UU KPK

Ketua AJI Kota Mandar, Muhammad Ridwan Alimuddin menilai, revisi tersebut sebagai upaya pelemahan komisi anti rasuah, KPK.

Edyatma Jawi/Tribun Timur
Ketua AJI Kota Mandar Muhammad Ridwan Alimuddin menyampaikan pernyataan sikap penolakan revisi UU KPK di depan Pesantren Nuhiyah Pambusuang, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar (Polman), Minggu (15/9/2019). 

Saat aksi damai save KPK tersebut, seluruh peserta aksi menggunakan topeng wajah almarhum Baharuddin Lopa.

Kata Ridwan, Baharuddin Lopa sengaja dijadikan simbol.

Sebab Jaksa Agung di era Presiden RI, Abdul Rahman Wahid ini merupakan pendekar anti korupsi di Indonesia.

Baharuddin Lopa merupakan putra asli Pambusuang.

Selama hidupnya dikenal tegas menentang praktik korup bahkan di tengah keluarganya.

"Saya sangat yakin apa yang terjadi sekarang itu pasti ditentang oleh sosok Baharuddin Lopa yang lahir di Pambusuang," ujar Ridwan.

Ridwan berharap, di Indonesia terlahir sosok seperti Baharuddin Lopa.

Figur yang mampu memperjuangkan perlawanan terhadap korupsi.

Aksi damai menolak revisi UU KPK juga sengaja ditempatkan di Pesantren Nuhiyah Pambusuang. Pesantren ini dulunya didirikan oleh Baharuddin Lopa bersama sejumlah tokoh pendiri lainnya. (Tribun Polman.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Langganan berita pilihan tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

.

Penulis: edyatma jawi
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved