Bawaslu Sebut Sanksi ASN Pemkab Gowa Bentuk Edukasi Politik

"Kita berharap lembaga-lembaga yang didorong untuk netral, harus belajar dari sini agar tidak terlibat politik praktis," kata Komisioner Bawaslu Gowa,

Bawaslu Sebut Sanksi ASN Pemkab Gowa Bentuk Edukasi Politik
Ari Maryadi/tribun Timur
Komisioner Bawaslu Gowa Divisi Pengawasan, Juanto Avol. 

TRIBUN-TIMUR.COM, GOWA - Pemberian sanksi terhadap lima aparatur sipil negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gowa dinilai mesti dijadikan pembelajaran.

Utamanya bagi Pemeritah Kabupaten Gowa selaku pihak yang dituntut netral dalam kontesi politik.

Hari Libur, Kadis Kominfo Bantaeng Pilih Naik Sepeda di Makassar

Ekspresi Penolakan Revisi UU KPK, Mahasiswa Unhas Makassar Aksi Teatrikal Ala Pocong

Daftar Harga Terbaru Motor Yamaha Mulai Rp 20 Jutaan, NMAx, Yamaha MAXI, Aerox, XMAX dan TMAX

Lima ASN Gowa Dapat Sanksi dari KASN, Ini Pelanggarannya

Neymar Cetak Gol dengan Tendang Saldo, Bungkam Ejekan Supoter PSG

Hal itu disampaikan oleh Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Gowa.

"Kita berharap lembaga-lembaga yang didorong untuk netral, harus belajar dari sini agar tidak terlibat politik praktis," kata Komisioner Bawaslu Gowa, Juanto Avol, Minggu (15/9/2019).

Juanto Avol selaku komisioner divisi pengawasan menilai, sanksi tersebut merupakan bentuk edukasi demokrasi bagi ASN.

Ia meminta, ASN Pemkab Gowa jangan menjadikan pengawasan ataupun sanksi tersebut sebagai bentuk pengekangan. Sebab, ASN memang harus netral dalam kontestasi politik.

"Keluaran putusan ini jangan dinilai pengekangan terhadap hak-hak ASN," katanya ketika dikonfirmasi Tribun Timur, Minggu (15/9/2019).

Komisioner Bawaslu Gowa Divisi Pengawasan, Juanto Avol.
Komisioner Bawaslu Gowa Divisi Pengawasan, Juanto Avol. (Ari Maryadi/tribun Timur)

"Tetapi berdasarkan regulasi pemilu, ini adalah bentuk edukasi pendidikan politik dalam konteks demokrasi," sambung Avol.

Avol juga memperingatkan, ASN Pemkab Gowa kiranya bersikap netral ke depan, utamanya kontestasi Pilkada Gowa tahun 2020 mendatang.

"Karena kapan terlibat lagi, maka kita akan bertemu lagi tahun depan," tegasnya.

Halaman
123
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved