Breaking News:

Tribun Wiki

Netizen Minta Luis Milla Kembali Latih Timnas, Ini Profil dan Prestasinya

Dua gol Indonesia pada laga tersebut dicetak oleh Alberto Goncalves pada menit ke-13 dan 40'.

Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
FERNANDO RANDY/BOLASPORT.COM
Luis Milla 

Yang akhirnya selesai dengan transfer bebasnya ke Real Madrid.

Dia mengalami cedera serius dalam kampanye debutnya, tetapi bangkit kembali untuk menjadi elemen tim utama yang penting dalam penaklukan dua liga dan satu Copa del Rey, yang cukup digunakan bahkan setelah pembelian 1994 Fernando Redondo.

Milla menyelesaikan karirnya pada Juni 2001 setelah empat tahun di Valencia CF, dengan lebih dari 400 penampilan resmi sebagai profesional.

Selama periode tiga bulan yang dimulai pada akhir 1989, ia mendapatkan tiga topi untuk tim nasional Spanyol, yang pertama melawan Hongaria dalam kualifikasi Piala Dunia FIFA 1990.

Karir kepelatihan

Milla pertama kali terlibat dalam pelatihan profesional pada 2007-08, membantu mantan rekan setim Barcelona dan Madrid Michael Laudrup di Getafe CF.

Pada musim panas berikutnya, ia diangkat sebagai manajer nasional U-19, setelah penunjukan Vicente del Bosque sebagai manajer senior.

Dalam turnamen pertamanya, kejuaraan UEFA Eropa 2009, tim tidak mengalami kemajuan melalui penyisihan grup.

Namun, pada edisi 2010 di Prancis, ia memimpin Spanyol ke final, yang berakhir dengan kekalahan dari tuan rumah.

Kemudian di tahun yang sama, Milla menggantikan Juan Ramón López Caro di pucuk pimpinan tim U-21.

Meskipun menemukan situasi yang sulit pada saat kedatangannya, ia berhasil lolos ke kejuaraan Eropa 2011, setelah mengalahkan Kroasia dalam play-off berkaki dua.

Pada tahap akhir di Denmark, Milla memimpin tim Spanyol U-21 ke gelar ketiga mereka, setelah hanya kebobolan dua gol dalam lima pertandingan (empat kemenangan dan hanya satu hasil imbang).

Dia dipecat setelah timnya gagal lolos dari fase grup di Olimpiade Musim Panas 2012.

Pada bulan Februari 2013, Milla ditunjuk di Al Jazira Club dari UAE Pro League.

Pertandingan pertamanya yang bertanggung jawab adalah hilangnya 1-3 ke Tractor Sazi F.C. untuk Liga Champions AFC musim ini.

Milla kembali ke Spanyol pada musim 2015, menandatangani sebagai pelatih kepala Lugo klub Segunda Division dan mengundurkan diri pada akhir Februari 2016 dalam keadaan yang tidak jelas.

Pada musim berikutnya, dalam kapasitas yang sama, ia bergabung dengan Zaragoza juga di level itu, dipecat setelah hanya empat bulan bertugas dan enam pertandingan tanpa kemenangan.

Pada 21 Januari 2017, Milla menggantikan Alfred Riedl di pucuk pimpinan tim nasional Indonesia dengan menandatangani kontrak dua tahun.

Pada Oktober 2018, kontraknya diakhiri oleh Asosiasi Sepak Bola Indonesia.

Kehidupan pribadi

Putra Milla, juga bernama Luis Milla, yang merupakan seorang pemain bola dan gelandang.

Data Diri:

Nama: Luis Milla

Nama lengkap: Luis Milla Aspas

Instagram: @luismillacoach

Tanggal lahir: 12 Maret 1966

Tempat kelahiran: Teruel, Spanyol

Tinggi: 1,73 m (5 kaki 8 in)

Posisi bermain: Gelandang bertahan

Keluarga:

Istri: Maria Luisa

Anak: Luis Milla Manzanares

Paula Milla

Orang Tua: María Aspas

Karier muda:

1982–1983 Teruel

1983–1985 Barcelona

Karier senior

1984–1990 Barcelona

1985–1986 Barcelona C

1986–1988 Barcelona B

1990–1997 Real Madrid

1997–2001 Valencia

tim nasional

1989–1990 Spanyol

Tim berhasil

2006–2007 Puçol

2007–2008 Getafe (asisten)

2008–2010 Spanyol U19

2009 Spanyol U20

2010–2012 Spanyol U21

2012 Spanyol U23

2013 Al Jazira

2015–2016 Lugo

2016 Zaragoza

2017–2018 Indonesia

Sumber berita: https://jateng.tribunnews.com/2019/09/06/seusai-timnas-indonesia-kalah-dari-malaysia-netizen-rindukan-luis-milla-bikin-kembalikanluismilla?page=all
Foto: Instagram

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved