Tribun Wiki
BJ Habibie Dirawat Intensif di RSPAD Gatot Subroto, Begini Sejarah Rumah Sakit Tersebut
Ia menjelaskan ayahnya telah beranjak ke usia 84 tahun sehingga tak mampu melakukan banyak aktivitas.
Penulis: Desi Triana Aswan | Editor: Ina Maharani
TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR- Presiden ke-3 Indonesia, BJ Habibie dikabarkan jatuh sakit.
Ia telah dirawat sekitar beberapa hari yang lalu.
Saat ini ia berada di ICCU Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Subroto, Jakarta Pusat.
Sang snak bungsu BJ Habibie, Thareq Kemal Habibie, tak berhenti mengabarkan kondisi BJ Habibie.
Ia menjelaskan ayahnya telah beranjak ke usia 84 tahun sehingga tak mampu melakukan banyak aktivitas.
"Memang betul bapak Habibie tidak begitu sehat. Tapi mohon dimengerti beliau itu memang agak sepuh. Sudah di atas 80, yakni 83 menjalan ke 84," kata Thareq, saat konferensi pers di area RSPAD Gatot Subroto, Jakarta Pusat, Selasa (10/9/2019).
BJ Habibie, lanjutnya, kerap asyik melakukan aktivitas sehingga lupa dengan usianya yang telah senja.
"Karena beliau otaknya masih jalan. Tapi sesuai dengan natural manusia, badan tidak akan selalu ikut," imbuhnya.
BJ Habibie pun sempat di kabarkan meninggal dunia.
Namun kabar tersebut tidak benar.
SBY pernah dirawat di RSPAD Gatot Subroto karena kelelahan setelah berkunjung ke Pacitan dan Yogyakarta pada pertengahan 2018.
Prabowo menjadi salah satu yang menjenguknya.
Prabowo tiba di RSPAD Gatot Subroto sekitar pukul 18.30 WIB. Dalam balutan kemeja putih, jas berwarna gelap, celana hitam, dan dasi merah, Prabowo langsung menjenguk SBY di dalam RSPAD Gatot Subroto.
Saat datang, Prabowo terlihat didampingi Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Sugiono yang ikut masuk ke dalam.
Sugiono juga terlihat rapi dalam balutan kemeja putih. jas hitam, celana hitam, dan dasi merah, senada dengan pakaian yang dikenakan Prabowo.
Di dalam ruang perawatan, SBY terlihat didampingi istri, Ani Yudhoyono, serta dua putranya, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas).
Baik AHY dan Ibas juga terlihat rapi. AHY dalam balutan kemeja putih, jas hitam, dan celana hitam. Sedangkan, Ibas dalam balutan batik merah dan celana hitam.
Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto
Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (disingkat RSPAD) adalah sebuah rumah sakit type A yang terletak di DKI Jakarta, Indonesia tepatnya berada di Jl. Dr. Abdul Rachman Saleh, rumah sakit ini berada di bawah Komando Pusat Kesehatan Angkatan Darat.
Rumah sakit ini didirikan pemerintah kolonial Belanda pada tahun 1819.
Di rumah sakit ini pulalah dirintis pendidikan dokter Jawa yang dikenal dengan sebutan School tot Opleiding van Inlandsche Artsen.
Saat ini RSPAD Gatot Soebroto merupakan rumah sakit tingkat satu dan menjadi rujukan tertinggi di jajaran TNI yang memberikan perawatan kesehatan untuk prajurit TNI AD, Pegawai Negeri Sipil serta masyarakat umum.
Nama rumah sakit ini berasal dari nama Letnan Jenderal TNI Gatot Soebroto, Guna menghormati dan mengenang jasa Letjen TNI Gatot Soebroto.
Sejarah
Setelah pengakuan kedaulatan Republik Indonesia tanggal 29 Desember 1949, salah satu instalasi kesehatan militer yang diserahkan kepada tentara nasional Indonesia ialah “Leger Hospital Batavia” .
Pada tanggal 26 Juli 1950 dilaksanakan serah terima rumah sakit dari pihak TNI diwakili Letnan Kolonel Ckm Dr. Satrio dan dari KNIL diwakili oleh Letnan Kolonel Dr. Scheffers.
Rumah sakit ini diberi nama Rumah Sakit Tentara Pusat (RSTP). RSTP adalah suatu lembaga di bawah Djawatan Kesehatan Tentara Angkatan Darat (DKTAD).
Pada tahun 1953 sebutan DKTAD berubah menjadi DKAD. Sebutan ini memengaruhi juga nama RSTP menjadi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RUMKIT PUS-AD), namun singkatan yang lebih dikenal adalah RSPAD.
Nama RSPAD ini berjalan sampai akhir 1970, untuk memberi kehormatan kepada tokoh TNI Angkatan Darat yang banyak jasanya terhadap para prajurit yang menderita sakit yaitu Jenderal TNI Gatot Soebroto mantan wakil Kepala Staf Angkatan Darat, maka kepala staf Angkatan Darat dengan Surat Keputusannya Nomor SKEP-582/X/1970 tanggal 22 Oktober 1970 menetapkan nama RSPAD menjadi Rumah Sakit Gatot Soebroto, disingkat Rumkit Gatot Soebroto.
Akhirnya untuk membuat keseragaman sebutan nama-nama rumah sakit di lingkungan TNI Angkatan Darat, Kajankesad dengan surat edaran Nomor SE/18/VIII/1977 tanggal 4 Agustus 1977 menetapkan sebutan untuk Rumah Sakit Gatot Soebroto menjadi Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto (RSPAD Gatot Soebroto).
Guna menghormati dan mengenang jasa Letjen TNI Gatot Soebroto.
Pada tahun 2010, RS Kepresidenan Gatot Soebroto telah ditetapkan menjadi RS Pendidikan Utama FK Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta .
RS Kepresidenan Gatot Soebroto sudah terakreditasi JCI (Joint Commission International) dan KARS Paripurna.
Tentang Rumah Sakit:
Nama: Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat Gatot Soebroto Puskesad TNI AD
Alamat dan nomor telepon
Lokasi: Jl. Abdul Rahman Saleh No. 24,, Jakarta Pusat, DKI Jakarta, Indonesia
Nomor telepon: 021 - 3441008, 3840702
Organisasi Kepemilikan: Pemerintah
Pengelolaan: Rumah sakit militer di bawah naungan Pusat Kesehatan Angkatan Darat
Status BLU: Penuh
Kepala RSPAD: Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad
Layanan
Melayani BPJS
Helipad
Sejarah
Dibuka: 8 Maret 1942
Sumber berita: https://jakarta.tribunnews.com/2019/09/10/bj-habibie-hampir-sepekan-dirawat-di-rspad-gatot-subroto-ini-penjelasan-anak-bungsunya?page=4
Foto:
Suasana RSPAD Gatot Soebroto, Jakarta, Minggu (12/8/2018)(Kompas.com/YOGA SUKMANA)