Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

VIDEO: Pemuda Sendana Majene Ngamen Demi Biaya Pengobatan Bocah Penderita Tumor

Sejak Rabu (4/9/2019), sekelompok pemuda ini mengamen di depan Indomaret Lingkungan Somba, Kelurahan Mosso

Penulis: edyatma jawi | Editor: Imam Wahyudi

Nur Aisyah berasal dari keluarga kurang mampu secara ekonomi. Ayahnya, Lukman hanya seorang buruh pandai besi yang diupah Rp 30 ribu per hari. Sementara ibunya hanya IRT.

Pasca Terbakar, Aliansi Mahasiswa Majene Bantu Bersihkan Pasar Topoyo Mateng

TRIBUN-TIMUR.COM, MATENG -- Aliansi Mahasiswa Majene, ikut membantu membersihkan puing bekas kebakaran di Pasar Topoyo, Mamuju Tengah (Mateng).

Bersama warga setempat, mahasiswa membantu membersihkan sisa-sisa kebakaran di kompleks pasar tersebut.

Berbekal kaos tangan dan masker penutup hidung, mereka mengangkat serpihan kebakaran ke truk. Lalu diantar ke Tempat Pembuangan Akhir (TPA) di Desa Tabolang.

Tim Gabungan Rekrim Polres Enrekang Tangkap Pelaku Cabul Anak Dibawah Umur

Innalillah, Bocah yang Videonya Viral Merintih Kesakitan Seusai Dibully Teman Sepermainan Meninggal

Komunitas e-Sport Doms Enrekang Bakal Gelar Turnamen PUBGM 2019, Berikut Jadwalnya

Ketua Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Unsulbar, Munir mengatakan, aksi sosial membersihkan puing kebekaran ini sebagai bentuk kepedulian aliansi mahasiswa Majene.

Apalagi pedagang korban kebakaran di Pasar Topoyo Mateng, sangat membutuhkan tenaga untuk membersihkan bekas lapak dagangan mereka.

"Kalau bukan kita yang turun melakukan pembersihan ini siapa lagi, mereka sangat membutuhkan bantuan tenaga untuk membersihkan lokasi ini," ujar Munir, Minggu (8/9/2019).

Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Mateng (IM Mateng), Yuliana menyampaikan, derita pedagang di Topoyo merupakan derita semua pihak. Termasuk mahasiswa yang peduli terhadap korban kebakaran.

"Selain membutuhkan bantuan donasi, mereka juga butuh tenaga untuk pembersih. Derita mereka luka kami, kebahagiaan mereka kasih kami, dan memberi adalah subtsnsi kecintaan kami," ucapnya.

Jelang Laga Kontra PSM, PSIS Justru Lepas Gelandang Asingnya

Pemuda Sendana Rela Mengamen Demi Pengobatan Bocah Penderita Tumor, Nur Aisyah Lukman

Oktober, Seribu Member YNCI Bakal Padati Kota Palopo

Aliansi mahasiswa Majene peduli kebakaran Topoyo, menghimpun tujuh organisasi kemahasiswaan.

Diantaranya, Ikatan Mahasiswa Mamuju Tengah (IM Mateng), Himpunan Mahasiswa Kabupaten Mamasa, (HMKM), Ikatan Mahasiswa Campalagian (IK Macan) dan Ikatan Mahasiswa Kalukku (IMK).

Termasuk Himpunan Mahasiswa Manakarra (HMM), Gerakan Pelajar dan Mahasiswa Kecamatan Aralle (Gepma) serta Himpunan Mahasiswa Ilmu Politik (Himapol) Unsulbar.

Selain membantu membersihkan puing kebakaran, aliansi ini juga menyalurkan bantuan berupa sembako dan perlengkapan yang dibutuhkan para korban. (Tribun Sulbar.com)

Laporan Wartawan Tribun Timur, @edyatmajawi

Langganan berita pilihan
tribun-timur.com di WhatsApp
Klik > http://bit.ly/whatsapptribuntimur

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved