Ganti Rugi Tak Dibayarkan, Pemkab Wajo Dukung Warga Tutup Proyek Bendungan Paselloreng

Sekertaris Daerah Kabupaten Wajo Amiruddin, menjamin akan ada pembayaran ganti rugi pada September 2019.

Ganti Rugi Tak Dibayarkan, Pemkab Wajo Dukung Warga Tutup Proyek Bendungan Paselloreng
hardiansyah/tribunwajo.com
Sekertaris Daerah Kabupaten Wajo, Amiruddin (pakai peci) menemui masyarakat yang berunjuk rasa di sekitar bendungan Passlloreng, Sabtu (7/9/2019). 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Wajo menyikapi aksi unjuk rasa ratusan masyarakat Paselloreng, Kecamatan Gilireng, Kabupaten Wajo, Sabtu (7/9/2019).

Sekertaris Daerah Kabupaten Wajo Amiruddin, menjamin akan ada pembayaran ganti rugi pada September 2019.

Bahkan, garansi pun diberikan hingga 30 September 2019.

Pemeran Meninggal, Vina Garut Ngaku Dipaksa Mantan Suami Disetubuhi Tiga Pria Sekaligus

Bandingkan Jet Pribadi Syahrini dan Maia Estianty, Mewah Mana Istri Reino Barack atau Irwan Mussry

Tetangga Ungkap Kondisi Terakhir Pemeran Video Panas Vina Garut Sebelum Meninggal

"Apabila 1 Oktober tidak ada pembayaran, maka Pemerintah Kabupaten Wajo mendukung masyarakat untuk menutup pembangunan Bendungan Paselloreng," kata Amiruddin.

Menurutnya, Bupati Wajo telah melakukan koordinasi ke Lembaga Manajeman Aset Negara (LMAN), untuk menindaklanjuti aspirasi masyarakat.

Saat ini masih berproses untuk pencairan. Rencananya pada September 2019, sudah dilakukan pencairan dana melalui rekening pemilik lahan.

"Pencairan tidak menunggu semua masyarakat untuk kelengkapan administrasi, namun siapa saja yang sudah lengkap berkasnya maka langsung cair," katanya.

Pemkab Wajo menjamin kelanjutan pembayaran penggantian lahan, sebab 368 berkas telah masuk ke BPKP untuk dilakukan verifikasi.

Dipadati Warga, Begini Keseruan Hari Pertama NBOD di Lantamal VI Makassar

17 KK Mengunsi Akibat Kebakaran Hanguskan 8 Rumah di Pasar Karuwisi, Begini Kondisinya

Tetangga Ungkap Kondisi Terakhir Pemeran Video Panas Vina Garut Sebelum Meninggal

Tokoh adat Kecamatan Gilireng, Andi Rusdi mengatakan, selama 5 tahun pembangunan bendungan tak pernah ada kejelasan.

Bahkan masyarakat kadang tak tahu menahu soal informasi tersebut.

Halaman
12
Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Sudirman
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved