Hanya untuk Warga Masyarakat Miskin, Bupati Enrekang Larang ASN Pakai Tabung Gas 3 Kg

Hanya untuk warga masyarakat miskin, Bupati Enrekang larang ASN pakai tabung gas 3 Kg

Hanya untuk Warga Masyarakat Miskin, Bupati Enrekang Larang ASN Pakai Tabung Gas 3 Kg
TRIBUN TIMUR/MUH ASIZ ALBAR
Bupati Enrekang, Muslimin Bando 

Hanya untuk warga masyarakat miskin, Bupati Enrekang larang ASN pakai tabung gas 3 Kg

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Enrekang mulai tegas soal penggunaan tabung gas bersubsidi 3 Kilogram (Kg).

Mereka betul-betul ingin memastikan agar penyaluran tabung gas untuk warga miskin itu tepat sasaran.

Untuk itu, Pemkab melarang seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan tabung berbentuk melon tersebut.

Bupati Enrekang, Muslimin Bando, pun sudah menghimbau kepada seluruh ASN di lingkup Pemkab Enrekang yang masih menggunakan gas elpiji 3 kg agar segera beralih ke tabung gas brigth 5,5 kg.

Hal ini dibuktikan dengan Surat Edaran Bupati Enrekang tentang larangan Aparatur Sipil Negara (ASN) menggunakan tabung gas elpiji 3 Kg.

“Ini imbauan kepada seluruh ASN mulai golongan III ke atas, dengan harapan LPG 3 Kg tepat sasaran untuk masyarakat tidak mampu,” kata Plh Sekda Enrekang, H Baba, Jumat (6/9/2019).

Selain ASN, para pelaku usaha non mikro se-Kabupaten Enrekang juga diimbau dapat ikut melakukan penukaran LPG 3 Kg ke tabung bright 5,5 Kg.

Untuk memudahkan para ASN dan pelaku usaha yang ingin beralih, Disperindag Enrekang telah bekerjasama dengan Pertamina Pare-pare melakukan penukaran tabung LPG 3 Kg ke tabung bright 5,5 Kg di halaman kantornya.

Bagi ASN dan Pelaku Usaha Non Mikro dapat menukarkan tabung dengan rincian, 1 tabung 3 Kg ditukar tabung 5,5 Kg, dan menambah bayaran Rp175.000/tabung beserta isi.

Halaman
123
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved