100 Mahasiswa Fakultasi Farmasi UMI, KKN di Bantaeng

Mereka diterima secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, Jumat (6/9/2019)pagi.

100 Mahasiswa Fakultasi Farmasi UMI, KKN di Bantaeng
Eka Nugraha
100 Mahasiswa Fakultasi Farmasi Universitas Muslim Indonesia, angkatan I tahun Akademik 2019/2020 melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bantaeng. 

TRIBUNBANTAENG.COM, BENTAENG-Sedikitnya 100 Mahasiswa Fakultasi Farmasi  Universitas Muslim Indonesia atau UMI, angkatan I tahun Akademik 2019/2020 melakukan

Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bantaeng.

Ini Cara Direktur Rumah Sakit Ananda Kenalkan Kepedulian Sosial ke Neymar

Hobi Menulis, Ini Profil Kasi Pengelola Media Diskominfo Enrekang

10 Fakta Veronica Koman, Diburu Interpol Usai Tersangka Kerusuhan Papua, Ini Kampus & Prestasinya

Diskominfo Enrekang: Masih Ada 27 Desa di Kabupaten Enrekang Blank Spot

FULL Video Luna Maya Mantan Reino Barack Rayakan Ultah Bareng Sahabat, Bandingkan Ultah Syahrini

Mereka diterima secara resmi oleh Pemerintah Kabupaten Bantaeng di Ruang Pola Kantor Bupati Bantaeng, Sulawesi Selatan, Jumat (6/9/2019)pagi.

Pelaksanaan KKN akan dilaksanakan sejak tanggal 6 September sampai  4 Oktober 2019.

Rombongan yang dipimpin oleh wakil dekan III Bidang Kemahasiswaan UMI Herwin.

100 Mahasiswa Fakultasi Farmasi Universitas Muslim Indonesia, angkatan I tahun Akademik 2019/2020 melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bantaeng.
100 Mahasiswa Fakultasi Farmasi Universitas Muslim Indonesia, angkatan I tahun Akademik 2019/2020 melakukan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Kabupaten Bantaeng. (Eka Nugraha)

Herwin menyebutkan bahwa ini merupakan kali pertama Fakultas Farmasi UMI melaksanakan KKN Profesi di Kabupaten Bantaeng.

"Ini pertama kalinya kami membawa mahasiswa Farmasi untuk KKN di Bantaeng, dan kesan pertama yang diberikan sangat luar biasa,"ujarnya.

Terima kasih atas penerimaan yang istimewa ini dan selanjutnya akan menitip para mahasiswa, mohon dibimbingannya.

Sementara itu  Sekretaris Daerah Bantaeng, Abdul Wahab mengatakan bahwa ini menandakan Bantaeng masih menjadi tujuan bagi teman-teman perguruan tinggi, untuk melakukan pengabdian di Bantaeng, sambil belajar dalam rangka peningkatan pelayanan kepada masyarakat.

Menurutnya, bidang kesehatan akan menjadi fokus RPJMD Pemkab Bantaeng ke depan, karena akan menjadi salah satu indikator dalam pembangunan IPM (Indeks Pembangunan Manusia).

Halaman
1234
Penulis: Nurwahidah
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved