Hingga Agustus 2019, Polres Enrekang Sudah Tangani 3 Kasus Curanmor

Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Muh Hatta mengatakan, dari tigas kasus yang ditanganinya, sudah dua kasus yang telah dilimpahkan ke kejaksaan.

Hingga Agustus 2019, Polres Enrekang Sudah Tangani 3 Kasus Curanmor
Muh Asiz Albar
Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Muh Hatta (baju putih) saat konferensi pers penangkapan pelaku Curanmor di Desa Temban. 

TRIBUNENREKANG.COM, ENREKANG- Masyarakat Kabupaten Enrekang, diminta terus berhati-hati dengan maraknya aksi Pencurian Sepeda Motor (Curanmor).

Selama Agustus 2019, Polres Enrekang sudah menangani tiga kasus Curanmor.

Terbaru, kasus Curanmor terjadi di Desa Temban, Kecamatan Enrekang.

Kasat Reskrim Polres Enrekang, AKP Muh Hatta mengatakan, dari tigas kasus yang ditanganinya, sudah dua kasus yang telah dilimpahkan ke kejaksaan atau P21.

VIDEO: Begini Cara Astra Motor Makassar Lamar Pelanggan di Hari Pelanggan Nasional 2019

Karni Ilyas Berani Bandingkan Tokoh Papua dengan Politisi Jakarta di ILC TV One, Cek Video

GM Almadera Hotel Jadi Bell Boy di Hari Pelanggan Nasional 2019

Sementara satu kasus dengan TKP di Desa Temban masih falam prodes penyidikan.

"Hingga saat ini kita sudah tangani 3 kasus Curanmo, dua sudah P21 dan satu kasus masih sidik," kata AKP Muh Hatta, Kamis (5/9/2019).

Muh Hatta menjelaskan, jumlah kasus Curanmor sampai saat ini memang cenderung menurun dibandingkan tahun 2018 lalu.

Pada tahun 2018 lalu, Polres Enrekang menerima total delapan kasus Curanmor.

Meski begitu, Muh Hatta mengatakan jumlah kasus tahun ini bisa saja bertambah hingga akhir desember 2019 nanti.

Kasus Curanmor paling sering terjadi di wilayah atas, atau daerah Enrekang Duri seperti Baraka, Anggeraja ataupun Alla'.

Halaman
123
Penulis: Muh. Asiz Albar
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved