Ini Alasan Gubernur Maluku Murad Ismail Ajak Perang Menteri Susi Pudjiastuti, Libatkan Brimob Polri?

Ini Alasan Gubernur Maluku Murad Ismail Ajak Perang Menteri Susi Pudjiastuti, Libatkan Brimob Polri?

Ini Alasan Gubernur Maluku Murad Ismail Ajak Perang Menteri Susi Pudjiastuti, Libatkan Brimob Polri?
KOMPAS.COM/TRIBUNNEWS.COM
Murad Ismail semasa menjabat Komandan Korps Brimob Polri dan Menteri KKP Susi Pudjiastuti. 

"Setiap bulan ada sekitar 400 kontainer ikan yang digerus dari Laut Aru kemudian diekspor yang juga dari luar Maluku," ujarnya.

Murad Ismail mengatakan, aturan 12 mil lepas pantai yang menjadi kewenangan pusat sangat merugikan Maluku.

Gubernur Maluku
KOMPAS.COM (RAHMAT RAHMAN PATTY)
Gubernur Maluku

Veronica Tersangka Kasus Papua, Ternyata Pernah Jadi Pembela Ahok, Hina Presiden Jokowi, Sebut SBY

Bacaan Adzan dan Iqomah Lengkap Tulisan Arab Latin dan Artinya: Niat & Tata Cara Puasa Senin-Kamis

PENDAFTARAN CPNS 2019, Siapkan Sekarang 5 Dokumen, 8 Syarat, Alur Daftar & Besaran Gaji Terbaru

Seperti Ini Ekspresi Najwa Shihab Saat Wawancara Sacred Riana, Beda Saat Tampil di Mata Najwa

Hal itu disebabkan nelayan Maluku tidak diperbolehkan melakukan penangkapan di zona tersebut.

"Katanya 12 mil lepas pantai itu punya pusat, suruh mereka bikin kantor di 12 mil lepas pantai. Ini daratan punya saya," kata Murad Ismail.

Berani nyatakan Perang kepada Menteri Susi Pidjiastuti, lantas siapakah Murad Ismail?

Melansir Wikipedia, Murad Ismail merupakan purnawirawan perwira tinggi Polri yang memiliki jabatan terakhir sebagai Analis Kebijakan Utama Bidang Brigade Mobil Korbrimob Polri pada tahun 2018.

Pria kelahiran Waihaong, Nusaniwe, Ambon, Maluku, 11 September 1961 ini, merupakan lulusan Akademi Kepolisian (Akpol) tahun 1985.

Lulus dari Akpol di tahun 1985, Murad pertama kali bertugas sebagai Komandan Peleton (Danton) KIE 5153 Polda Sulawesi Tengah, hingga di tahun 1988, menjabat sebagai Kasubden Hartib Prov Polda Sulteng, dan menjadi Kasat Sabhara Polresta Gorontalo di tahun 1990.

Murad Ismail
Tribun/Dany Permana
Murad Ismail

Live Trans7: Jadwal MotoGP 2019 Sirkuit Misano San Marino, Menanti Pertarungan Marquez & Alex Rins

Waspadai Penipuan Mengatasnamakan Kasi Intel Kejari Luwu Timur, Dua Pejabat Ini Hampir Jadi Korban

Dari sana, kariernya terus moncer. Pada tahun 1992, Murad ditugaskan menjadi Kapuskodal Ops Polresta Gorontalo, hingga tahun 1994.

Setelah itu dirinya mulai berkecimpung di Brimob, usai ditugaskan menjadi Danki Brimob 5154 Polda Maluku tahun 1994, dan menjadi Wadan Satgas Brimob Operasi Tatoli, Timor Timur di tahun 1996.

Halaman
123
Editor: Hasrul
Sumber: GridHot.id
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved