Gelar RUPS Luar Biasa, Gubernur Nurdin Abdullah Copot Dirut Bank Sulselbar

Andi Rahmat dicopot pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang berlangsung di Four Points by Sheraton, Jl Andi Djemma, Makassar

Gelar RUPS Luar Biasa, Gubernur Nurdin Abdullah Copot Dirut Bank Sulselbar
Muh Abdiwan
Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar), di Four Points by Sheraton, Jl Andi Djemma, Makassar, Rabu (4/9/2019). 

TRIBUN-TIMUR.COM, MAKASSAR - Direktur Utama Bank Pembangunan Daerah Sulawesi Selatan dan Sulawesi Barat (Bank Sulselbar), Andi Muhammad Rahmat dicopot dari jabatannya.

Andi Rahmat dicopot pada Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPS LB) yang berlangsung di Four Points by Sheraton, Jl Andi Djemma, Makassar, Rabu (4/9/2019).

Ia dicopot oleh Gubernur Sulsel Nurdin Abdullah, selaku pemegang saham pengendali Bank Sulselbar.

Lafaz Niat Puasa Sunah Bulan Muharram Puasa Assyura dan Puasa Tasua Berikut Keutamaannya

Polres Enrekang Konferensi Pers Penangkapan Pelaku Curanmor

Pilkada Maros, PAN Masih Cari Parpol Koalisi

"Hari ini RUPS, dan pemegang saham menginginkan dirut dicopot," kata Nurdin Abdullah sesaat usai menghadiri RUPS LB.

Ada beberapa hal yang menjadi alasan gubernur mencopot Andi Muhammad Rahmat, antara lain kredit macet dan juga Bank Sulselbar yang belum menjadi bank devisa.

Diketahui, Bank Sulselbar telah memberi pinjaman kredit ke salah satu rumah sakit di Kota Makassar.

Namun belakangan kredit rumah sakit tersebut macet, yang disebabkan belum adanya pembayaran dari BPJS ke pihak rumah sakit.

Muhammad Rahmat tak menampik penyebab Ia dicopot. Namun menurutnya alasan-alasan itu dapat Ia pertanggungjawabkan.

"Ada kredit kurang lebih Rp 100 Miliar bermasalah, salah satu pembiayaan ke rumah sakit. RS ini tak terima pembayaran BPJS, sehingga berpengaruh ke pembayaran kreditnya ke kami," kata dia.

DPRD Mamasa Lihat Langsung Proyek Jalan Retak di Sesenapadang

Pilkada Maros, PAN Masih Cari Parpol Koalisi

Kalla Toyota Siapkan Promo Service Menarik Hingga Akhir Tahun

Terkait bank devisa, Andi Muhammd Rahmat mengatakan, Ia telah mengajukan permohonan untuk menjadi bank devisa ke Otoritas Jasa Keuangan (OJK), namun karena adanya persyaratan yang baru dipenuhi, keputusan dari OJK belum keluar.

Halaman
12
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved