Pemkab Takalar Jelaskan Persoalan Mutasi ke Kemendagri Hari Ini

Pemkab Takalar diminta menjelaskan persoalan mutasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Rabu (28/8/2019) hari ini.

Pemkab Takalar Jelaskan Persoalan Mutasi ke Kemendagri Hari Ini
TRIBUN TIMUR/ARI MARYADI
Bupati Takalar Syamsari Kitta ketika mengambil sumpah jabatan ASN Takalar beberapa waktu lalu. 

TRIBUN-TIMUR.COM, TAKALAR - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Takalar diminta menjelaskan persoalan mutasi ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI, Rabu (28/8/2019) hari ini.

Mutasi tak sesuai prosedur tersebut yakni penggantian Hj Farida dari jabatan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Takalar, 10 Juli 2019 lalu.

Mutasi itu rupanya mendapat teguran Kemendagri. Bupati Takalar dinilai tidak menjalankan tahapan prosedur, yakni pengusulan telebih dahulu .

Tiga pejabat Pemkab Takalar pun terbang ke Jakarta menjelaskan duduk perkara itu di hadapan Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri pagi ini.

"Data mutasi lalu-lalu kita bawa ke sana. Termasuk mutasi Kepala Dinas Dukcapil," kata Plt Kepala BKPSDM Takalar Rahmansyah Lantara kepada Tribun Timur.

Ia mengakui, pihaknya ditegur Kemendagri atas mutasi Kepala Dinas Dukcapil Takalar tersebut.

Meski demikian, ia beralasan, jika Pemkab Takalar belum pernah menerima Surat Keputusan Mendagri sebelum melakukan mutasi tersebut.

Oleh karena itu, pihaknya mengganti Hj Farida dari posisinya meski tanpa melalui proses pengusulan terlebih dahulu.

"Karena SK Mendagri belum kita terima. Tidak pernah datang ke kita, makanya kita lakukan mutasi," kilahnya.

Diketahui, tiga pejabat Pemkab Takalar dipanggil oleh Dirjen Otonomi Daerah Kemendagri, Rabu (28/8/2019) pagi ini.

Halaman
12
Penulis: Ari Maryadi
Editor: Suryana Anas
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved