Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Wabup Mamasa Resmikan Tondok Bakaru Jadi Desa Sadar Wisata

Peresmian ini sebagai respon positif pemerintah Kabupaten Mamasa terhadap inisiatif masarkat desa dalam mengembangkan potensi desa sebagai tujuan wisa

Penulis: Semuel Mesakaraeng | Editor: Syamsul Bahri
semuel/tribunmamasa.com
Wakil Bupati Mamasa meresmikan Desa Tondok Bakaru sebagai desa sadar wisata 

TRIBUNMAMASA.COM, MAMASA - Wakil Bupati Kabupaten Mamasa, Sulawesi Barat, Marthinus Tiranda meresmikan Desa Tondokbakaru sebagai desa sadar wisata.

Peresmian ini sebagai respon positif pemerintah Kabupaten Mamasa terhadap inisiatif masarkat desa dalam mengembangkan potensi desa sebagai tujuan wisata.

VIDEO: Wali Kota Parepare Sidak THM Planet Fool

Berikut Ini Tahapan Pilkada Serentak 2020 di Sulsel

Putra Sulung Angelina Jolie Kuliah di Kampus Peringkat 112 Dunia di Korea, Foto-foto Ganteng Maddox

Sudah 8 Bulan, Jalan Rusak di Kampung Cambatoa Pangkep Belum Diperbaiki

3 Kali Saudi Perkosa Mantan Istrinya di Kos-kosan, Simak Kronologinya!

Di Desa Tondokbakaru terdapat beberapa potensi yang dimiliki, yang kemudian digali oleh masyarakat setempat.

Kepala Desa Tondokbakaru Matheus Daniel Dessaratu mengatakan, setidaknya ada beberapa item kegiatan yang tengah diaplikasikan masyarakat, yakni agrowisata serta seni budaya.

Dari segi agrowisata, warga di desa ini mulai sadar melakukan kegiata pariwisata dengan memadukan ratusan spesies anggrek dan pemandngan sawah sebagai objek wisata.

Potensi ini kemudian ditata dengan kreativitas masing-masing masyarakat menciptakan spot selfie.

Alhasil, Desa Tondokbakaru mulai ramai dikunjungi wisatawan, baik yang ingin belajar budidaya anggrek, maupun wisatawan yang hanya sekadar swafoto.

Kegiatan ini digerakkan oleh komunitas masyarakat di Desa Tondokbakaru, yang diberi nama komunitas Orchid.

Dengan demikian, Desa Tondokbakaru diresmikan menjadi desa sadar wisata.

Peresmian ini dilakukan di Kantor Desa Tondokbakaru, Senin (26/8/2019) pagi tadi.

Turut hadir pada kegiatan ini, Kepala Dinas Pariwisata, Agusthina Toding, Kepala Dinas Pertanian dan Hortikultura, Mambu serta tokoh agama dan tokoh masyarakat.

Dalam menetapkan suatu desa menjadi, desa sadar wisata, ada empat poin penting yang mesti diperhatikan menurut Wakil Bupati Mamasa, Marthinus Tiranda.

Adapun empat poin penting menurut Marthinus, yaitu;

Pertama Daya Tarik

Daya tarik kata dia, ada dua mecam, yakni daya tarik yang sudah ada dan daya tarik yang dibuat oleh pelaku wisata.

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved