Antisipasi Krisis Air, PDAM Selayar Buat Tanggul Sementara
Tanggul sementara bertujuan untuk mengantisipasi krisis air bersih selama musim kemarau.
Penulis: Nurwahidah | Editor: Sudirman
TRIBUNSELAYAR.COM, BENTENG - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Bantaeng, terpaksa membuat tanggul sementara.
Tanggul sementara bertujuan untuk mengantisipasi krisis air bersih selama musim kemarau.
Direktur Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Selayar, Asnawi Dahlan mengatakan, saat ini telah dilakukan penanganan krisis air dengan membuat tanggul sementara.
Tanggul tersebut di pasang dilokasi sumber mata air tepatnya di Topa Kelurahan Bontobangun, Kecamatan Bontoharu, Selayar, Sulawesi Selatan.
TRIBUNWIKI: Profil Mendagri Tjahjo Kumolo, Sebut Mobil Dinasnya Sering Mogok
45 Anggota DPRD Bone Ikuti Orientasi di Makassar
Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb Pembicara di ASEAN Mayors Forum 2019 di Thailand
INNALILLAH, Polisi yang Terbakar Akibat Demo Mahasiswa Meninggal Dunia, Ini Hukuman Para Tersangka
"Untuk mengantisipasi turunnya debit air saat kemarau tahun ini, maka kami membuat tanggul 150 karung,"katanya kepada Tribunselayar.com.
Pasalnya tanggul itu berisi pasir yang dimasukkan kedalam karung.
Hal itu bertujuan untuk menahan rembesan air baku yang keluar di celah Intake.
Sekitar sepuluh orang anggota PDAM Selayar yang dilibatkan turun ke lokasi memasang tanggul.
"Adapun dana yang dipakai Rp 2 juta. Berasal dari PDAM Selayar,"tuturnya.
Laporan Wartawan Tribunselayar.com, @ nur_wahidah_saleh
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/warga-turun-membantu-pembuatan-tanggul-sementara-pdam-selayar.jpg)