Kisah Ali Mardana, Putra Bulukumba yang Jadi Wakil Rakyat di Tual Maluku
Rumah masa kecil Ali tak jauh dari pasar tua. Tempat tinggalnya di Appasarenge, Kelurahan Bentengge, Kecamatan Ujung Bulu, hanya sekitar 1 kilomter.
Penulis: Firki Arisandi | Editor: Sudirman
Di tahun yang sama saat menjabat Wakil Ketua HIPMI Maluku, ia menyempatkan untuk berkuliah di STIE Tual.
Dan perjalanan awal karir Ali di dunia politik, juga berawal pada tahun itu.
Kala itu, ia langsung dipercayakan menjadi Ketua Partai Persatuan Demokrasi Kebangsaan (PPDK) melalui mandat Ryaas Rasyid selaku Ketua DPP saat itu.
Ia kemudian menawarkan diri sebagai wakil rakyat, di tahun 2009. Namun sayang takdir belum memuluskan langkahnya menjadi anggota DPRD saat itu.
Ali baru terpilih menjadi anggota DPRD, saat bergabung dengan Partai Nasional Demokrat (Nasdem), di tahun 2014, dengan raihan suara sebanyak 1.206.
Keputudan Ali untuk maju menjadi anggota DPRD, karena saat itu ia melihat adanya kesenjagan.
Salahsatunya, para pendantang di Tual yang tak diberi ruang. Juga tidak adanya keterwakilan pengusaha di parlemen. (TribunBulukumba.com)
Laporan Wartawan Tribun Timur, Firki Arisandi, IG: @arisandifirki
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/politisi-nasdem-kota-tual-ali-mardana.jpg)