Makassar Mulia
Kota Makassar Komitmen Dalam Kreatifitas

Berfoto di Ujung Tebing, Elmi Terseret Ombak dan Ditemukan Meninggal Dunia

Jasad korban ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin (8/6/2026) malam, sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban terjatuh ke laut

Tayang:
Penulis: Samsul Bahri | Editor: Ansar
Tribun-timur.com
ORANG TENGGELAM - Elmi Febrianti (17), warga Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, saat masih hidup dan saat terjatuh ke laut di kawasan wisata Tebing Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bontobahari, Minggu (7/6/2026). Korban ditemukan meninggal dunia setelah terseret ombak dan arus laut. (Dok. BPBD Bulukumba) 

TRIBUNBULUKUMBA.COM, BONTOBAHARI – Pencarian terhadap wisatawan yang terseret ombak di kawasan wisata Tebing Apparalang akhirnya berakhir duka.

Elmi Febrianti (17), warga Kelurahan Bontokamase, Kecamatan Herlang, Kabupaten Bulukumba, ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah hampir sehari dinyatakan hilang di laut.

Jasad korban ditemukan Tim SAR Gabungan pada Senin (8/6/2026) malam, sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban terjatuh ke laut di kawasan Tebing Apparalang, Desa Ara, Kecamatan Bontobahari.

"Korban ditemukan oleh Tim SAR Gabungan dalam keadaan meninggal dunia dengan jarak penemuan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi kejadian," ujar Kepala BPBD Bulukumba, Andi Hasbullah.

Korban diduga terseret arus dan gelombang kuat hingga terbawa jauh dari lokasi jatuh. Setelah dievakuasi, jenazah Elmi langsung dibawa ke rumah duka di Kelurahan Bontokamase untuk disemayamkan.

Terseret Ombak saat Berfoto

Peristiwa tragis itu bermula pada Minggu (7/6/2026), saat Elmi bersama sejumlah kerabat berkunjung ke objek wisata Tebing Apparalang yang dikenal dengan panorama laut dan tebing karangnya yang eksotis.

Seperti kebanyakan wisatawan lainnya, mereka menikmati pemandangan laut lepas dan mengabadikan momen di berbagai sudut wisata yang menjadi favorit pengunjung.

Namun suasana liburan yang semula penuh keceriaan berubah menjadi kepanikan dalam hitungan detik.

Usai berfoto di sejumlah spot, Elmi bersama rekannya turun ke lantai papan kayu yang berada di atas batu cadas, tepat di bibir tebing yang langsung menghadap laut.

Saat korban berdiri di bagian ujung papan untuk berfoto, cuaca di kawasan tersebut dilaporkan sedang kurang bersahabat. Angin laut bertiup kencang dan ombak besar datang silih berganti menghantam tebing.

"Ia terjatuh saat foto-foto di ujung lantai papan kayu saat cuaca ekstrem," kata pengelola Tebing Apparalang, Amiruddin.

Saksi menyebutkan gelombang besar tiba-tiba menghantam area bawah tebing bersamaan dengan hembusan angin yang kuat.

Korban kehilangan keseimbangan lalu terjatuh ke laut.

Berusaha Bertahan Sebelum Hilang

Sumber: Tribun Timur
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved