Warga Manokwari Rindukan Internet Lancar

Kominfo beralasan, pembatasan internet diperlukan untuk mencegah penyebarluasan informasi hoax, yang dapat mengganggu stabilitas di Papua dan Papua.

Warga Manokwari Rindukan Internet Lancar
fahrizal syam/tribun-timur.com
Sudah hampir sepekan, Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) membatasi akses internet di Papua dan Papua Barat. 

"Kemenkominfo pasti sudah tahu perkembangan situasi di Papua, khususnya di Papua Barat yang sudah kondusif. Kalau sudah kondusif seperti begini, segera mengaktifkan kembali jaringan internet," harapnya.

Mendapatkan jaringan internet di tempat umum Manokwari memang sudah tak bisa dilakukan.

Internet hanya tersedia di cafe-cafe atau hotel yang memiliki wi-fi.

Itupun aksesnya sangat terbatas dan kecepatan yang lambat dari biasanya.

Maka tak mengherankan, hampir setiap cafe-cafe atau warung kopi di Manokwari dipadati orang yang ingin berselancar di dunia maya.

Kurangnya internet juga dikeluhkan pemuda pecinta game online di Manokwari, salah satunya Richard (25).

Richard mengaku sudah beberapa hari tak bisa memainkan game online favoritnya.

"Mau bagaimana main, internet saja tidak ada. Kita maunya internet ada lagi," ungkap Richard.

Kata Richard, setiap hari Ia biasanya main bareng (mabar) dengan teman-temannya sesama pecinta game online, namun saat ini, rutinitas itu mulai dikurangi.

"Paling sesekali ke cafe sama teman," pungkasnya.

Halaman
123
Penulis: Fahrizal Syam
Editor: Sudirman
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved