Pekerja Grand Mal Batangase Maros Tewas Tertimbun, Polsek Mandai Periksa Saksi
Pekerja asal Jeneponto, Syamsul (18), tewas tertimbun longsoran tanah, saat bekerja di proyek tersebut.
Penulis: Amiruddin | Editor: Ansar
TRIBUN-MAROS.COM, MANDAI - Kapolres Maros, AKBP Yohanes Richard Andrians, mengatakan pihaknya masih menyelidiki kasus tewasnya seorang pekerja, di proyek Waterboom Grand Mall Batangase Maros, Jumat (23/8/2019) tadi malam.
Proyek tersebut letaknya di Jl Poros Maros-Makassar, Kecamatan Mandai, Maros.
Pekerja asal Jeneponto, Syamsul (18), tewas tertimbun longsoran tanah, saat bekerja di proyek tersebut.
Korban Kebakaran Pasar Tempe Wajo Cuma Bisa Pasrah, Rugi Hingga Ratusan Juta
Dinas Sosial Sinjai Sudah Tangani Manika Perempuan Sebatangkara
Sampo Mobil Hanya Rp 14.900 di Lotte Mart
"Masih dalam penyelidikan anggota kami," kata Yohanes Richard Andrians kepada tribun-maros.com, Sabtu (24/8/2019).
Polres Maros juga telah memasang police line atau garis polisi di lokasi kejadian.
Sementara itu, Kapolsek Mandai, AKP Asgar, membenarkan tewasnya pekerja asal Jeneponto tersebut.
Pekerja tersebut kata dia, sempat dibawa ke RSUD Butta Salewangang Maros, namun nyawanya tidak tertolong.
"Saat ini jenazah sudah dibawa ke kampungnya di Jeneponto," kata Asgar.
Mantan Humas Polres Maros itu menambahkan, pihaknya juga telah memeriksa saksi atas kejadian tersebut.
"Sudah ada dua yang kami periksa. Tapi tidak menutup kemungkinan, akan kami periksa saksi lain yang melihat kejadian tersebut," ujarnya.
Korban Kebakaran Pasar Tempe Wajo Cuma Bisa Pasrah, Rugi Hingga Ratusan Juta
Dinas Sosial Sinjai Sudah Tangani Manika Perempuan Sebatangkara
Sampo Mobil Hanya Rp 14.900 di Lotte Mart
Sekadar diketahui, Syamsul tertimbun longsor, saat memasang tali pengukur pondasi proyek waterboom sedalam 3,5 meter.
Namun saat berada di dasar galian, tanah yang ada di permukaan tiba-tiba longsor dan menimbun Syamsul.
Seorang rekannya, Maman (31), juga sempat tertimbun, namun berhasil menyelamatkan diri.
Melihat Syamsul tertimbun, Maman segera memanggil pekerja lainnya untuk menolong.
Pantauan tribun-maros.com, police line dari Polres Maros masih terpasang di lokasi proyek.
Laporan Wartawan Tribun Timur, @amir_eksepsi
Langganan Berita Pilihan
tribun-timur.com di Whatsapp
Via Tautan Ini http://bit.ly/watribuntimur
Follow akun instagram Tribun Timur:
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/makassar/foto/bank/originals/lokasi-tertimbunnya-pekerja-asal-jeneponto-di-proyek-waterboom.jpg)