Inspektorat Usut Foto Jokowi yang Dibebankan ke Pelajar SMA 5 Makassar

Selain foto Jokowi, siswa di SMA 5 Makassar juga dibebankan membeli kelengkapan kelas lainnya seperti sapu.

Inspektorat Usut Foto Jokowi yang Dibebankan ke Pelajar SMA 5 Makassar
Salim
Tim Saber Pungli memeriksa Kepsek SMA 1 Makassar. 

TRIBUN-TIMUR.COM,MAKASSAR - Inspektorat Sulawesi Selatan (Sulsel) mulai melakukan penelusuran atas pengadaan foto Presiden Joko Widodo (Jokowi), yang dibebankan kepada para siswa di SMA 5 Makassar.

Kepala Sekretariat Unit Pemberantasan Pungli, Inspektorat Sulsel, Muh Salim Basmin, mengatakan terkait dengan kasus ini, pihaknya mulai melakukan pemeriksaan kepada pihak yang terlibat.

Pemeriksaan dilakukan sebagai dasar administrasi atas pelanggaran yang dilakukan oleh oknum yang membebankan siswa untuk membeli foto Presiden Jokowi, untuk dipajang di dinding kelas.

Sore ini, Massa Pendukung NA Bubarkan Diri, Kontra Masih Beorasi di DPRD Sulsel

VIDEO: Keseruan Penampilan Siswa Asal Sulsel dan Papua di Penutupan Program SMN 2019

Massa Pro-Kontra Hak Angket Behadap-Hadapan di Depan Gedung DPRD Sulsel

Selain foto Jokowi, siswa di SMA 5 Makassar juga dibebankan membeli kelengkapan kelas lainnya seperti sapu.

Juga replika bendera merah putih, sapu, kipas, dan kelengkapan lainnya dengan cara patungan.

"Kita sudah turunkan tim untuk memeriksa pihak-pihak yang mengurus siswa beli kelengkapan kelas, termasuk kepsek-nya," ujar Salim, Jumat (23/8/2019).

Ia menambahkan hasil pemeriksaan kepsek dan pihak yang terkait, akan dilaporkan dalam bentuk LHP (laporan hasil pemeriksaan).

"Di LHP ini semua kita cantumkan. Dia (Kepsek atau oknum) nanti akan dievaluasi melalui LHP ini oleh pimpinan dalam hal ini Gubernur," Salim menambahkan.

Saat ini, Kepsek SMA 5 Makassar di non aktifkan gara-gara pengadaan foto Jokowi tersebut.

Sore ini, Massa Pendukung NA Bubarkan Diri, Kontra Masih Beorasi di DPRD Sulsel

VIDEO: Keseruan Penampilan Siswa Asal Sulsel dan Papua di Penutupan Program SMN 2019

Massa Pro-Kontra Hak Angket Behadap-Hadapan di Depan Gedung DPRD Sulsel

Selain itu, ada juga Kepsek SMA 1 Makassar, yang ikut di non aktifkan karena diduga melakukan pungutan liar dengan modus perpindahan pelajar.

Halaman
12
Penulis: Saldy Irawan
Editor: Ansar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved