Blak-blakan Mahasiswi 'Ayam Kampus', Tarif Sekali Berzina dan Alasan Jual Diri untuk Diajak Tidur

Blak-blakan mahasiswi 'ayam kampus', tarif sekali berzina dan alasan jual diri untuk diajak tidur. Bukan rahasia lagi jika sejumlah mahasiswi Tanah Ai

Blak-blakan Mahasiswi 'Ayam Kampus', Tarif Sekali Berzina dan Alasan Jual Diri untuk Diajak Tidur
KOMPAS.COM
Ilustrasi PSK. 

TRIBUN-TIMUR.COM - Blak-blakan mahasiswi 'ayam kampus', tarif sekali berzina dan alasan jual diri untuk diajak tidur.

Bukan rahasia lagi jika sejumlah mahasiswi Tanah Air menjajakan dirinya atau nyambi sebagai "ayam kampus".

Berbagai alasan mereka memilih jual diri.

Sejumlah mahasiswi masuk ke dalam dunia prostitusi online alias "ayam kampus" di Kota Palembang, Sumatera Selatan dan fenomena ini memang bukan hal baru.

Para ayam kampus ini rela menjajakan cinta demi memenuhi kebutuhan kuliah, kebutuhan sehari-harinya, bahkan gaya hidup.

Baca: Mahasiswi Lia Yulrifa Tewas Tergantung Jelang Hari Pernikahan, Baca Isi Suratnya, Siapa Hendra?

Baca: Kecanduan Mobile Legends, Bocah Datangi Rumah Janda Muda dan Lakukan Perzinahan

Berbeda Pekerja Seks Komersial (PSK) lainnya yang menjajakan diri secara terang-terangan, para "ayam kampus" ini dalam mencari pelanggan terbilang lebih eksklusif.

"Ayam kampus" menggunakan berbagai aplikasi media sosial atau tawaran dari mulut-mulut untuk mencari pelanggan.

Dalam mencari pelanggan, mereka kini tak sembarangan, lebih memilih-memilih pelanggan yang akan menggunakan jasa kepuasan nafsu itu.

Baca: Polisi se-Indonesia Sweeping Operasi Patuh 2019, Cek Jadwal dan Pengendara Diincar, Anda Termasuk?

Baca: Cewek di Video Viral Vina Garut Ungkap Alasan Mau Berzina dengan Banyak Lelaki dan Bayaran Diterima

Baca: Kelakuan Anggota TNI Prada Deri Pramana Tiduri - Hamili 2 Cewek, Lalu Bunuh, hingga Hukuman Diterima

Hal itu karena beberapa kasus prostitusi online yang mencuat ke publik, sehingga menimbulkan kekhawatiran di kalangan "ayam kampus"

"Kalau saya sih lebih pilih pelanggan, tidak mau dari kalangan mahasiswa atau orang yang kita tidak tahu latar belakangnya," ujar MS (21), salah seorang "ayam kampus" di perguruan tinggi swasta di Palembang, Selasa (13/8/2019).

Halaman
1234
Editor: Edi Sumardi
Sumber: Sriwijaya Post
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved