ACC Sulawesi Layangkan Surat ke Kejari Wajo Diduga Tutupi Kasus ADD

Minimnya informasi ke publik, membuat lembaga Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi melayangkan surat ke Kejari Wajo.

ACC Sulawesi Layangkan Surat ke Kejari Wajo Diduga Tutupi Kasus ADD
Hamka
Surat ACC Sulawesi untuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo. 

TRIBUN-WAJO.COM, SENGKANG - Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo seolah menutup-nutupi penanganan perkara dugaan korupsi ADD dan DD Desa Awo, Kecamatan Keera, Kabupaten Wajo.

Minimnya informasi ke publik, membuat lembaga Anti Corruption Committee (ACC) Sulawesi melayangkan surat ke Kejari Wajo.

Miris! Gadis Cantik Gantung Diri 2 Hari Jelang Akad Nikah, Surat Wasiatnya Bikin Geger Keluarga

Buruan Serbu Promo Indonesia Great Sale TSM Makassar, Diskon Hingga 74 Persen

Link Live Streaming (Siaran Langsung) Indosiar TV Online Barito Putera vs Persipura Jayapura

Sidang Paripurna Angket DPRD Sulsel, Baru 22 Legislator Datang, Belasan Polisi Siaga

Taklimat Akhir Warsik Polri Minta Polda Sulbar Benahi Beberapa Temuan

Dalam perihal surat ACC Sulawesi bernomor 35/B/ACC-Sulawesi/Mks/VIII/2019, meminta informasi penanganan perkara dugaan korupsi Dana Desa (DD) dan Alokasi Dana Desa (ADD) di beberapa desa yang diusut Kejari Wajo, yakni salah satunya adalah Desa Awo.

Lebih lanjut, dalam surat yabg ditandatangani Peneliti ACC Sulawesi, Hamka tersebut, memandang perlu mendapatkan informasi terkait penanganan kasus tersebut, yang mana terkait peran serta masyarakat ditegaskan dalam pasal 41 ayat (2) Undang-undang nomor 31 tahun 1999 tentang tipikor.

Dikonfirmasi, Hamka pun membenarkan adanya surat yang dilayangkan kepada Kejari Wajo tersebut.

"Kami berharap surat kami ditanggapi oleh Kejaksaan Negeri Wajo," katanya via WhatsApp kepada Tribun Timur, Jumat (23/8/2019).

Surat ACC Sulawesi untuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo.
Surat ACC Sulawesi untuk Kejaksaan Negeri (Kejari) Wajo. (Hamka)

Sebagiamana diketahui, Kejaksaan Negeri Wajo terkesan tertutup kepada publik perihal penanganan perkara korupsi yang ditanganinya. Sebelumnya, Kasi Pidsus Kejari Wajo, Nova Aulia Pagar Alam pun enggan memberikan ketetangan kepada jurnalis.

"Untuk permintaan keterangan bagi teman-teman pers bisa datang langsung ke kantor saja dan melalui bidang intel, karena saya selaku kasipidsus tidak dibenarkan memberikan keterangan, kecuali ada perintah pimpinan ke saya langsung untuk memberikan keterangan ke teman-teman pers," katanya.

Sementara, Kasi Intel Kejari Wajo, Andi Sumardi yang dikonfirmasi mengaku sedang berdinas di luar kabupaten.

"Sorry lagi dinas di Makassar dulu," tulisnya via pesan singkat. (TribunWajo.com)

Laporan wartawan Tribun Timur @dari_senja

Follow akun instagram Tribun Timur:

Silakan Subscribe Youtube Tribun Timur:

Miris! Gadis Cantik Gantung Diri 2 Hari Jelang Akad Nikah, Surat Wasiatnya Bikin Geger Keluarga

Buruan Serbu Promo Indonesia Great Sale TSM Makassar, Diskon Hingga 74 Persen

Link Live Streaming (Siaran Langsung) Indosiar TV Online Barito Putera vs Persipura Jayapura

Sidang Paripurna Angket DPRD Sulsel, Baru 22 Legislator Datang, Belasan Polisi Siaga

Taklimat Akhir Warsik Polri Minta Polda Sulbar Benahi Beberapa Temuan

Penulis: Hardiansyah Abdi Gunawan
Editor: Syamsul Bahri
Sumber: Tribun Timur
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2019 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved