Berita Viral

Video Panas Mahasiswi Yogyakarta Disebar di WA & Line, Pelaku Ternyata Orang Dekat Alasan Sakit Hati

Video Panas Mahasiswi Yogyakarta Disebar di WA & Line, Pelaku Ternyata Orang Dekat Alasan Sakit Hati

Video Panas Mahasiswi Yogyakarta Disebar di WA & Line, Pelaku Ternyata Orang Dekat Alasan Sakit Hati
Net
Ilustrasi Video Panas Mahasiswi PTN Yogyakarta 

Keduanya adalah V dan A.

"Dua orang sudah kami tetapkam jadi tersangka, satu perempuan dan satu laki-lakinya," kata AKBP Budi Satria di Mapolres Garut, Kamis (15/8/2019).

AKBP Budi Satria mengatakan, kedua pelaku video "panas" di Garut tersebut akan dijerat pasal berlapis, yaitu Undang-Undang ITE dan pornografi dengan ancaman hukuman maksimal 10 tahun penjara.

"Ancaman hukumannya 5 sampai 10 tahun dengan denda Rp 1 sampai Rp 1,5 miliar," katanya.

2. Alasan ekonomi, suami A tega jual istri V

Berdasar keterangan V dan A di kantor polisi, video seks 3 pria 1 wanita itu dibuat tahun 2018 di sebuah kamar hotel di Garut.

Saat itu, V dan A masih berstatus pasangan suami istri.

A sebagai suami V, memang sengaja menjual istrinya untuk berhubungan dengan pria lain secara bersama-sama karena motif ekonomi.

"Motifnya ekonomi, pengakuannya baru dua kali, semua direkam. Hanya belakangan bocor ke media sosial," katanya, di Mapolres Garut, Kamis (15/8/2019).

3. Polisi masih buru dua pria lainnya

Setelah menjadi viral, AKBP Budi Satria menyampaikan, polisi tengah memburu dua laki-laki lain yang ada dalam video tersebut.

Identitas keduanya sudah dikantongi.

"Yang lain sedang dikejar, identitasnya sudah dikantongi, mudah-mudahan dalam waktu dekat bisa diamankan," ujar AKBP Budi Satria kepada Kompas.com, Rabu (14/8/2019).

4. Blokir akun Twitter penyebar video mesum

Polres Garut meminta Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kominfo) untuk memblokir akun media sosial Twitter yang mengunggah video "panas" 3 pria 1 wanita di Garut.

"Saya sudah minta kasatreskrim untuk koordinasi dengan Kominfo agar akun medsos yang nyebarkan videonya ditutup," kata AKBP Budi Satria, Kamis (15/8/2019).

Pihaknya juga tengah melacak akun media sosial yang pertama kali mengunggah video tersebut.

Seperti diketahui, dari hasil pemeriksaan terhadap dua tersangka yang telah diamankan, menurut AKBP Budi Satria kedua pelaku yang ada dalam video tersebut tidak pernah berniat menyebarkan video mereka di media sosial. 

5. MUI dan DPRD garut dorong polisi usut tuntas

Ketua MUI Kabupaten Garut, KH Sirojul Munir, meminta aparat kepolisian mengusut tuntas kasus tersebut dan memberikan hukuman yang seberat-beratnya agar menjadi efek jera bagi para pelakunya.

“Penegakan hukum harus betul-betul dimaksimalkan, harus segera ditangani, cari siapa yang melakukan dan men-share videonya. Ini harus ditangani,” kata Munir saat dihubungi lewat telepon genggamnya, Kamis (15/08/2019).

Sementara itu, Subhan Fahmi, anggota DPRD Garut yang baru dilantik pada Selasa (13/08/2019), mengapresiasi kinerja polisi dalam kasus tersebut.

Anggota DPRD Garut dari Fraksi PKB tersebut juga meminta aparat hukum menindak tegas para pelaku dan mencari pihak yang menyebarkan video tersebut.

“Terima kasih Pak Kapolres Garut, saya minta upaya penegakan hukum secara tegas terhadap para pelaku dan penyebar videonya,” katanya kepada wartawan Kamis 15/08/2019).(*)

Teman Artis Kaget Krisdayanti Pamer Foto di Atas Ranjang Bareng Raul Lemos, Mata Setengah Terpejam

Lowongan Kerja SMA SMK D3 S1 - BUMN PT Pertamina Terima Karyawan, Cek Syarar & Link Daftar Online

Artikel ini telah tayang di Tribunpekanbaru.com dengan judul Sakit Hati, Mahasiswa Sebar Video dan Foto Adegan Mesumnya Dengan Sang Mantan di Media Sosial, https://pekanbaru.tribunnews.com/2019/08/19/sakit-hati-mahasiswa-sebar-video-dan-foto-adegan-mesumnya-dengan-sang-mantan-di-media-sosial?page=all.

Editor: Mansur AM
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved